Bahaya Ibu Hamil Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

KBRN, Padang : Ibu suka mengonsumsi makanan yang gurih dan asin selama hamil? Sebaiknay berhati-hati akan dampak buruknya pada kehamilan. Bumil dianjurkan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi garam, karena ini dapat memengaruhi kondisi janin dan kesehatan ibu. 

WHO merekomendasikan total maksimal konsumsi garam harian untuk bumil adalah 5 gram atau dua sendok teh per hari. Makanan seperti junk food, mi instan, dan ikan asin sebaiknya dibatasi konsumsinya selama kehamilan karena mengandung kadar garam yang sangat tinggi. Informasi selengkapnya mengenai bahaya terlalu banyak mengonsumsi garam buat bumil bisa dibaca di sini!

Terlalu Banyak Konsumsi Garam Bisa Memicu Kaki Bengkak sampai Gangguan Pencernaan

Jika terlalu banyak mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi, ini bisa berdampak terhadap kesehatan bumil dan anak. Lantas, apa sajakah bahayanya? 

1. Kaki Bengkak

Kaki bengkak memang merupakan kondisi umum yang terjadi pada bumil karena adanya perubahan hormon. Namun, asupan garam yang sangat tinggi juga dapat menyebabkan beberapa bagian tubuh bumil mudah bengkak, bahkan dapat memperbesar pembengkakan yang sudah terjadi sebelumnya.

2. Peningkatan Tekanan Darah

Bumil juga bisa berisiko mengalami tekanan darah tinggi karena terlalu banyak mengonsumsi garam. Tekanan darah yang tinggi dapat membuat pembuluh darah di uterus mengecil, sehingga menghambat pemberian oksigen dan nutrisi ke janin. Akibatnya, pertumbuhan janin pun jadi terhambat.

3. Preeklampsia

Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang disebabkan karena tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat berkembang menjadi komplikasi yang serius dan berakibat fatal bagi bumil dan bayi dalam kandungan.

Gejalanya mulai dari pembengkakan pada kaki, frekuensi buang air kecil yang semakin sering, dan hipertensi. Itulah sebabnya untuk menjaga tekanan darah tetap stabil, bumil perlu mengurangi asupan garam.

4. Obesitas

Mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi juga dapat membuat bumil mengalami obesitas. Kelebihan berat badan akan memberi dampak buruk baik kepada janin maupun kesehatan ibu. 

Obesitas dapat menempatkan bumil pada risiko diabetes gestasional, infeksi saluran kemih, dan preeklampsia. Demikian juga risiko mengalami keguguran bisa meningkat jika bumil mengalami kelebihan berat badan. Itulah mengapa sangat penting untuk menerapkan pola makan sehat dan menjaga asupan makan, termasuk membatasi konsumsi garam selama kehamilan. 

5. Pembentukan Ginjal Janin Terganggu

Asupan garam yang berlebih ternyata juga dapat memperlambat pembentukan ginjal pada janin. Jika pembentukan ginjal janin terhambat, maka tubuh janin tidak bisa melakukan penyaringan darah yang masuk, sehingga dapat menyebabkan kematian pada bayi.

6. Memengaruhi Kesehatan Jantung

Tidak hanya bumil yang berisiko mengalami penyakit jantung, pembentukan jantung pada janin pun bisa terhambat jika ibu kelebihan asupan garam. Jadi, jagalah kesehatan jantung dengan memerhatikan kadar garam dari makanan yang ibu konsumsi. Sebab kesehatan jantung ibu juga akan berpengaruh pada kesehatan janin.

7. Sistem Pencernaan yang Terganggu

Bumil juga bisa lebih sering mengalami gangguan pencernaan ketika mengonsumsi makanan yang mengandung garam terlampau sering. Tingkat sodium yang tinggi pada makanan yang asin dapat menyebabkan gangguan-gangguan, seperti luka pada lambung, kanker perut, dan penurunan pepsin.

@Halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar