Warga Padang Keracunan Makanan, BBPOM Padang Keluarkan Hasil Microba Pada 19 Januari 2022

KBRN, Padang : Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang segera mengeluarkan hasil pemeriksaan microba dari sample makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal murid SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, pada (Rabu, 19/1/2022).

Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses uji sampel makanan tersebut. Artinya, hasil sampel belum didapati, karena kandungan mikroba memang membutuh waktu dan proses yang cukup lama yaitu 10 hari paling lama. Selain itu, nantinya jug ada uji konfirmasi jika mengandung mikroba.

Dikatakan Firdaus, sesuai prosedur yang dijalankan, pihaknya melakukan uji sampel makanan yang diambil dari bakso bakar dan saus yang diduga 35 orang keracunan pada 11 Januari lalu, di antaranya 30 siswa dan 5 masyarakat sekitar termasuk ibu hamil, hingga dilarikan ke RSUD Rasidin Padang.

“Belum. Insya allah (Rabu, 19/1/2022) hasilnya keluar. Kita cukup membutuhkan waktu 10 hari,” kata Firdaus Umar.

Sementara itu, Kapolsek Kuranji AKP Nasirwan mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari laboratorium BBPOM Padang mengenai peristiwa keracunan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab puluhan siswa dan masyarakat yang ada di sekolah tersebut keracunan.

“Ya, kita tunggu saja hasil dari BBPOM Padang,” ucapnya.

Lebih lanjut Nasirwan menyampaikan, proses penyelidikan kasus keracunan massal itu masih tetap berlanjut. Sedangkan, pedagang bakso berinisial NY (34) tidak ditahan, namun yang bersangkutan wajib lapor 1 kali 48 jam sampai BBPOM mengeluarkan hasil sampel makanan tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar