Lapek Sagan, Hadirkan Rasa Rindu Terhadap Kampung Halaman

KBRN, Padang : Namanya memang lumayan unik dan menarik. Rasanya pun  selalu membayang-bayangi oirang untuk segera pulang ke kampung halaman. Itulah Lapek Sagan,  buatan tangan orang Minang yang untuk sekarang keberadaannya mulai langka di pasar-pasar.  Lapek Sagan, salah satu kuliner Ranah Minang yang pembuatannya tergolong mudah dan praktis. Namun demikian, tidak sedikit orang yang memburunya, bahkan perantau yang sesekali pulang kampung, minta dihadiahi kuliner satu ini.

KBRN, Padang : Sudah menjadi kebiasaan Nurma, memasak Lapek SAgan dalam jumlah banyak pada saat anaknya yang di rantau pulang ke kampung halaman. Sesampai di tanah kelahirannya, mereka disuguhi makanan yang sering disantap baik di waktu pagi maupun sore hari.

"Begitulah saya membesarkan mereka.  Makanan ini selalu menemani hari-hari mereka saat masih tinggal di kampung," ujarnya kepada RRI, Kamis, (15/7/2021).

Dulunya jelas Nurma, Lapek Sagan jelas Nurma seringkali menjadi makanan pengganjal perut pengganti nasi. Paling nikmat jika Lapek disantap bersamaan dengan segelas kopi panas. Perut kenyang dan makanan ini  termasuk kuliner aman yang  tidak berisiko karena terbuat dari bahan alami sehingga aman dikosumsi dari berbagai kelompok usia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00