Selama PPKM Mikro, Objek Wisata di Kota Solok Tutup

KBRN, Padang : Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Mikro di Kota Solok telah dimulai sejak tanggal 6 Juli hingga tanggal 20 Juli 2021. Hal ini sesuai dengan instrusksi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam PPKM Mikro ini, tidak saja pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM Mikro juga berdampak terhadap penutupan objek wisata di Kota Solok. Di lokasi objek wisata ini, dapat mendatangkan kerumunan orang banyak dan berpotensi dalam penyebaran covid 19.

Salah satunya lokasi wisata pulau belibis, yang merupakan objek wisata andalan di Kota penghasil beras ini. Disetiap pintu masuk ke lokasi ini, petugas pemasangkan spanduk tentang penutupan untuk sementara.

Dito, petugas objek wisata pulau belibis Kota Solok mengatakan, selain memasangkan spanduk, petugas juga memagar pintu gerbang dengan tujuan agar pengunjung tidak bisa masuk. Menurutnya, akibat dari penutupan untuk sementara , lokasi objek wisata pulau belibis terlihat sepi. Penutupan ini telah dilaksanakan semenjak tanggal 6 Juli hingga 20 juli 2021.

“Sekarang tutup dan sepi, biasanya ramai oleh pengunjung. Ini akan berlangsung hingga tanggal 20 Juli nanti,”ujar Dito, Senin (12/07/2021).

Sementara itu Kabag Forkomp Kota Solok Nurzal Gustin mengatakan, penerpanan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM Mikro telah sesuai dengan melalui koordiansi dan arahan bersama Pemko Solok dan Pemprov Sumatera Barat.

“Ya sesuai dengan rapat lewat zoom dengan Pemprov baru baru ini tetang Kabupaten Kota yang PPKM, maka kita juga menerapkan PPKM tentang pengekatan. Tim sudah turun untuk monitoring dan ini tahap awal sosialisasi,”ujar Nurzal.

Lebih lanjut Nurzal Gustin menjelaskan, hingga saat ini pemberlakukan PPKM di Kota Solok tetap berjalan.  PPKM dimulai dari tanggal 6 juli hingga 20 Juli mendatang, namun hal itu tergantung dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas covid 19 Kota Solok.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00