Tak Hanya Lezat, Ini Manfaat Sushi untuk Kesehatan

KBRN, PADANG: Selain lezat, sushi juga bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat sushi berasal dari kandungan omega-3, protein, vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Siapa yang tak kenal sushi? Tak hanya menggugah selera, makanan khas Jepang ini juga kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat sushi untuk kesehatan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini..

Manfaat sushi untuk kesehatan

Dikarenakan kandungan nutrisi tersebut, sushi memiliki sejumlah potensi manfaat bagi tubuh, antara lain:

1. Mencegah penyakit jantung dan stroke

Seperti yang telah disebutkan di atas, sushi termasuk makanan yang mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kandungan ini berasal dari ikan yang menjadi salah satu komponen utama. 

2. Menjaga keseimbangan hormon 

Manfaat sushi selanjutnya berasal dari rumput laut yang menjadi salah satu komponen utamanya. Rumput laut atau nori merupakan sumber yodium yang berperan penting bagi tubuh. 

Yodium bertugas mengontrol dan mengatur sistem endokrin dalam tubuh manusia, terutama pada kelenjar tiroid. Kadar yodium yang tepat dapat menjaga dan memelihara keseimbangan hormonal dalam tubuh. Hormon yang seimbang dapat mencegah timbulnya penyakit kronis.

3. Mengatasi infeksi 

Infeksi bisa terjadi akibat virus maupun bakteri. Makan sushi lengkap dengan komponen tambahan seperti wasabi dan acar jahe juga memiliki efek positif terhadap kesehatan. 

Kandungan beta karoten, glukosinolat, dan isothiocyanates dalam wasabi memiliki sifat antibakteri. Ditambah lagi, acar jahe juga dapat membantu melindungi tubuh dari bakteri dan virus. 

4. Mengurangi peradangan 

Makan sushi lengkap dengan wasabi juga bisa membantu mengurangi peradangan. Selain bersifat antibakteri, senyawa dalam wasabi juga memiliki sifat antiinflamasi yang mampu memerangi peradangan. 

Tak hanya wasabi, nori dalam sushi juga menawarkan senyawa alami yang juga mampu mengatasi peradangan di tubuh. 

5. Memelihara kesehatan otak 

Ikan pada sushi mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk memelihara kesehatan otak untuk berfungsi secara optimal. 

6. Mencegah anemia 

Manfaat sushi bagi tubuh juga berasal dari kandungan zat besi di dalamnya. Ini berasal dari ikan dan kecap asin dalam hidangan sushi. Zat besi berperan dalam produksi sel darah merah sehingga berpotensi mencegah anemia defisiensi besi.  

7. Melancarkan metabolisme tubuh

Masih berkaitan dengan kandungan zat besi, manfaat sushi selanjutnya adalah melancarkan metabolisme tubuh. Jumlah sel darah merah yang memadai dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda.  Selain itu, jumlah sel darah merah yang memadai ini juga dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut dan mencerahkan kulit..

8. Membantu proses penyembuhan luka

Kandungan zat besi membuat sushi juga bermanfaat dalam membantu proses penyembuhan luka.  Zat besi dapat membuat sel darah merah yang memadai sehingga mampu mempercepat proses penyembuhan jaringan dan sel. 

9. Menghambat pertumbuhan sel kanker 

Wasabi sebagai komponen tambahan sushi juga menunjukkan manfaat yang luar biasa.  Wasabi diketahui mengandung senyawa 6-methylsulfinyl hexyl isothiocyanate yang bersifat antikanker. Sifat inilah yang membuat wasabi berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.  

10. Mencegah gangguan pernapasan 

Satu lagi potensi manfaat sushi bagi tubuh adalah mencegah gangguan pernapasan. Anda bisa mendapatkan manfaat ini jika makan sushi lengkap bersama komponen tambahan seperti acar jahe. Jahe yang biasa disajikan di sushi dapat membantu melindungi tubuh dari gangguan virus yang mengganggu pernapasan. 

11. Mencegah keracunan logam berat 

Hidangan sushi dengan ikan memang memiliki risiko kontaminasi polutan. Meski begitu, Anda bisa memilih jenis ikan yang aman atau memiliki kadar merkuri yang rendah akibat polutan, seperti salmon atau belut. Selain itu, Anda bisa memilih sushi dengan rumput laut untuk mencegah keracunan logam berat. Pasalnya, rumput laut mampu menghilangkan logam berat dan strontium radioaktif dari tubuh.  Keracunan logam berat ini dapat mengganggu fungsi tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan serius, salah satunya penyakit kardiovaskular.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar