Bantu Hentikan Phubbing Pada Diri Sendiri dan Orang Lain

Ilustrasi

KBRN, Padang : Kebiasaan Phubbing yang bisa berdampak pada psikologis diri kita dan juga lingkungan bisa dihentikan. Kita bisa menghentikan kebiasaan phubbing pada diri kita sendiri dan juga kita bisa membantu orang lain yang juga terbiasa dengan tindakan phubbing ini. Berikut penjelasannya .

Menghentikan kebiasaan phubbing pada diri sendiri

  • Terapkan jam makan tanpa bermain ponsel. Kebanyakan orang sering bermain ponsel sambil makan. Tindakan ini harus dihentikan, apalagi jika Anda tidak makan sendirian. Jadi, jangan letakkan ponsel di dekat Anda ketika jam makan. Bila perlu matikan ponsel atau ubah ponsel ke mode pesawat atau senyap.
  • Matikan atau tinggalkan ponsel. Terapkan dalam diri jika tidak apa-apa mematikan ponsel atau meninggalkan ponsel jika ingin berinteksi dengan orang lain lebih baik. Hal ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, karena Anda bisa mengeceknya setelah urusan tersebut selesai.
  • Jadikan hal ini sebagai tantangan. Anda akan lebih bersemangat dan puas dengan diri sendiri setelah berhasil melepaskan diri dari ketergantungan bermain ponsel ketika bersama orang lain. Tindakan ini bisa jadi motivasi kuat agar Anda tidak lagi melakukan phone snubbing.

Membantu orang lain menghentikan kebiasaan phubbing

  • Jadilah panutan. Jika Anda ingin membantu seseorang berhenti melakukan phone snubbing, jadilah contoh yang baik. Maksudnya, ketika Anda berinteraksi dengan mereka, Anda juga jangan bermain ponsel. Dengan begitu, ia juga akan mengikuti Anda tidak bermain ponsel.
  • Beri tahu mereka. Cara terbaik untuk membuat mereka berhenti mengabaikan orang lain dengan memainkan ponsel adalah dengan memberi tahu bahwa tindakan tersebut tidak baik dilakukan. Jelaskan bahwa kebiasaan tersebut bisa membuat orang lain tidak nyaman dan percakapan yang dilakukan tidak berjalan dengan lancar.
  • Bersabar tapi bersikap tegas. Phubbing bukanlah kecanduan yang nyata, tetapi ini adalah masalah impuls. Impuls dan perilaku membutuhkan waktu untuk berhenti, jadi bersabarlah dan pahami mereka, tetapi juga tegas.

Jika cara-cara di atas kurang efektif dalam mengatasi kebiasaan yang kurang baik ini, jangan ragu untuk meminta bantuan psikolog.

Sumber : hellosehat.com

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar