Kasus Covid di Sumbar Masih Tinggi, Cegah Penularan di Keluarga

PPKM mikro.jpg

KBRN, Padang: Penularan Covid-19 di Kota Padang dan Sumatera Barat secara umum masih di level tinggi. Sementara dalam PPKM Level 4 yang diberlakukan pemerintah saat ini sudah mulai dilonggarkan. Rumah makan atau kedai minum diperkenankan untuk menerima pembeli makan di tempat sebanyak 25 persen dengan waktu 20 menit.

Menurut Epidemiolog Universitas Andalas Padang, Dr. Defriman Djafri, kebijakan dimaksud menjadi angin segar bagi pelaku usaha untuk bisa mengumpulkan kembali pendapatan. Begitupula bagi pengunjung untuk menikmati lagi suasana santai walaupun sejenak di kedai kopi misalnya.

Namun, Dr. Defriman Djafri mengingatkan, kebijakan dimaksud harus dilaksanakan secara berkomitmen. Pelaku usaha patut menegur jika ada pengunjung tidak taat porotokol kesehatan. Kemudian, pengunjung juga harus disiplin karena penularan masih berpotensi terjadi pada kegiatan dimaksud. Kemudian berpeluang tertular hingga pada keluarga di rumah.

“Yang kita khawatirkan yang remaja ini. Kadang-kadang nongkrong di luar rumah ketemu teman di rumah makan atau kedai, abai protokol kesehatan. Disitu terpapar virus, dibawa pulang nular pada keluarga lain yang komorbid. Misalnya ke orang tua yang punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi. Ini yang belakangan terjadi,” ungkapnya pada RRI di Padang, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, kasus harian Covid-19 di Sumatera Barat belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Data per 1 Agustus 2021, terdapat 718 orang positif dari 3.816 sampel diperiksa. Kemudian sembuh 405 orang, dan meninggal 19 orang. Kasus aktif saat ini masih di angka 12.848.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00