Kepala Daerah Baru di Sumbar Diingatkan Jangan Rombak OPD Atas Kepentingan Politik

KBRN, Padang: Sumatera Barat mengalami pergantian pimpinan. Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy telah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (25/2/2021). Selanjutnya, hari ini, Jumat (26/2/2021), 12 bupati/wali kota dilantik di Auditorium Gubernuran.

Sesuai Pasal 71 UU No.10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota, kepala daerah baru bisa melakukan mutasi dan rotasi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) enam bulan setelah dilantik.

Menurut Pengamat Politik Unand, Dr. Asrinaldi, penyegaran struktur OPD adalah hal yang lazim dilakukan untuk meningkatkan target kinerja yang terukur dan sinergis. Diharapkan penyegaran tersebut bukan berdasarkan pertimbangan politik atau  kedekatan pribadi dengan kepala daerah. Melainkan berdasarkan kompetensi yang dimiliki calon para pejabat yang akan menduduki jabatan dimaksud.

“Enam bulan setelah dilantiknya kepala daerah, memungkinkan adanya penyegaran struktur OPD dan tentu harus ada alasan yang jelas. Penyegaran itu bukan karena pertimbangan politik, tapi karena kompetensi dalam penyelenggaran pemerintahan,” ujarnya.

Asrinaldi berharap penyegaran struktur OPD yang dilakukan kepala daerah baru nantinya akan mempercepat tercapainya visi misi kepala daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00