Masih Bersengketa di MK, 5 Daerah akan Dipimpin Pj atau Plh

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.jpg

KBRN, Padang: Lima daerah di Sumatera Barat bakal dipimpin oleh Penjabat (Pj) karena hasil Pilkadanya masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), sedangkan kepala daerah definitifnya akan habis masa jabatannya pada 17 Februari mendatang. Masing-masing Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Solok, Sijunjung, dan Limapuluh Kota.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan,telah mengusulkan nama-nama pejabat di Pemprov Sumatera Barat untuk ditetapkan Kementerian Dalam Negeri sebagai Pj di 5 daerah dimaksud.

“Usulan sudah dua minggu lalu saya kirim. Jika usulan itu belum ditetapkan dalam SK, otomatis Sekda di 5 daerah dimaksud yang jadi Pelaksana Harian (Plh). Yang pasti pemerintahan tidak akan kosong,” jelas Irwan di Padang, Rabu (10/2/2021).

Irwan Prayitno mengungkapkan, Plh akan menjabat sampai hasil sidang di MK selesai, dan diperoleh kepala daerah definitif untuk diproses dan dilantik. Berdasar informasi, kemungkinan hasil sidang di MK diumumkan pada 19 sampai 24 Maret.

“Kalau Maret nanti hasil telah putus, maka kepala daerahnya bisa dilantik. Tapi kalau sidangnya berlanjut, Plh masih menjabat.

Sementara untuk 8 daerah di Sumatera Barat yang hasil Pilkadanya tidak masuk dalam sengketa di MK, direncanakan kepala daerah terpilihnya akan dilantik secara virtual pada 17 Februari mendatang oleh Menteri Dalam Negeri secara virtual.

Delapan daerah dimaksud yakni, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Solok Selatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar