Perbaikan Berkas Permohonan telah Dilakukan, Registrasi Perkara 18 Januari

KBRN, Padang : juru Bicara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Fajar Laksono memastikan dua pemohon pengajuan gugatan perselisihan hasil pemilihan Pilgub Sumatera Barat 2020 telah melakukan perbaikan berkas permohonan sejak beberapa hari lalu.

"Saat ini tinggal menunggu proses verifikasi untuk dapat diregistrasi secara serentak pada 18 Januari mendatang," katanya, saat dihubungi RRI di Padang, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, dua pasangan calon (Paslon) Pilgub Sumatera Barat mengajukan permohonan gugatan hasil pemilihan pilkada 2020 ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia secara resmi pada 23 Desember lalu. Usai mengajukannya, dua pemohon juga telah melakukan proses perbaikan berkas permohonan hingga batas waktu yang telah ditentukan maksimal  5 Januari 2021.

"Saat ini MK sedang memeriksa kelengkapan perbaikan permohonan yang telah dilakukan pemohon. Mulai 6 hingga 15 Januari 2021, MK melakukan pencatatan dalam e-BPRK atau buku elektronik yang memuat nomor perkara, nama pemohon dan kuasa hukum, serta termohon," jelasnya.

Fajar menyampaikan, setelah selesai diverifikasi danlengkap, nantinya secara serentak akan diregistrasi pada 18 Januari 2021 mendatang.  Kemudian apabila permohonan diregistrasi, tinggal menunggu proses panggilan persidangan yang  akan dimulai pada 26 Januari mendatang.

"Kita tunggu saja hasil verifikasi dulu, apakah akan diregistrasi atau tidak," ucapnya.

Fajar Laksono menambahkan, pada pilkada serentak 2020, MK menerima sebanyak 135 permohonan perselisihan hasil pemilihan umum. Jumlah itu didominasi tingkat pemilihan bupati sebanyak 114 gugatan, pemilihan walikota sebanyak 14 gugatan, dan pemilihan gubernur 7 gugatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00