78 Persen Responden di Sumbar Tidak Takut Datang ke TPS, Pilkada Jalan Terus

KBRN, Padang: Lembaga Survei Spektrum Politika merilis, 78 persen responden di Sumatera Barat menyatakan akan datang ke TPS meski Pilkada di tengah pandemi Covid-19. Sementara 19 persen ragu-ragu, dan hanya 3 persen yang menyatakan tidak hadir. Hasil jajak pendapat terhadap 1.220 sampel itu dikemukakan Andri Rusta dari Spektrum Politika ketika berdialog di RRI Padang, Kamis pagi (24/9/2020) terkait usulan penundaan Pilkada.

“Survei dilaksanakan pada 10 sampai 15 September 2020, di saat penularan Covid-19 di Sumatera Barat mengalami tren kenaikan signifikan. Ini membuktikan masyarakat secara sadar mengetahui Pilkada dilaksanakan saat pandemi. Wabah ini ternyata tidak membuat masyarakat takut datang ke TPS. Selain itu, saya rasa masyarakat juga memahami pentingnya protokol kesehatan,” ucapnya.

Andri Rusta menilai, Pilkada serentak masih layak untuk dilanjutkan. Kekhawatiran terjadinya klaster penularan Covid-19 telah dipikirkan secara matang oleh penyelenggara dengan antisipasi dan pengaturan selama tahapan Pilkada.

Hal itu pun dibenarkan Ketua KPU Sumatera Barat, Amnasmen, dengan adanya usulan penundaan Pilkada karena khawatir terjadi ledakan penularan Covid-19, KPU pusat telah berkoordinasi dengan Komisi 2 DPR RI. Akhirnya, terjadi perubahan pada peraturan KPU terkait Pilkada serentak.

“Misalnya, pada tahapan kampanye, yang sebelumnya rapat umum terbuka, konser, dan pagelaran budaya, serta kegiatan sejenisnya diperbolehkan, sekarang tidak diperkenankan atau dilarang. Kemudian pada saat pemungutan suara di TPS kami pastikan sudah ada protokolnya,” ungkapnya.

Terkait larangan kampanye terbuka, Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Surya Efitrimen memastikan, jajarannya untuk tegas menjatuhkan sanksi bagi pelanggar aturan kampanye. Mulai dari sanksi peringatan hingga pembubaran kegiatan.

“Karena ada perubahan terhadap aturan dalam tahapan, maka kami dari Bawaslu pun siap melaksanakan ini. Perlu dicatat, ini semua dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Saya harap peserta kontestasi memahami dan menjalankan protokol kesehatan tanpa perlu diperingatkan,” pintanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00