Sumbar Kembali Masuk 3 Besar Kategori Rawan Dalam Pemilu Serentak

KBRN,Padang; Berdasar pembaharuan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Sumatera Barat (Sumbar) masih berada di peringkat tiga secara nasional sebagai provinsi yang masuk kategori rawan.

Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Surya Efitrimen mengatakan, pada penghujung 2018 lalu, Bawaslu RI telah merilis IKP secara nasional. Sumbar masuk dalam jajaran daerah rawan. Kemudian pada Maret 2019, Polri merilis IKP, dengan menempatkan Sumbar dalam urutan 26, atau masuk kategori tidak rawan.

“Namun, setelah Bawaslu melakukan pembaharuan IKP dengan melihat indikator-indikator yang ada, Sumbar masuk kategori rawan. IKP terbaru dirilis 9 April lalu,” ucapnya.

Surya Efitrimen menjelaskan, IKP bukan ditetapkan berdasar banyaknya kasus yang ditangani Bawaslu. Akan tetapi berpijak dari penghimpunan data dari masing-masing daerah, serta dari evaluasi pelaksanaan Pemilu sebelumnya.

“IKP merupakan instrument untuk membantu Bawaslu dalam menentukan pengawasan guna memetakan potensi permasalahan. Jangan hanya dipandang sebagai kabar yang negatif,” tuturnya.

Terkait IKP Sumbar yang masuk kategori rawan, Surya menegaskan, jelang hari pemungutan suara, Bawaslu akan meningkatkan pengawasan dengan melakukan patroli di setiap kabupaten/kota. Dalam kegiatan itu juga melibatkan unsure pengamanan dari Polri dan TNI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00