Wali Kota Padang Nilai KPU Padang Lamban Bagikan C6

KBRN, Padang; Pemilihan umum serentak, tinggal sembilan hari lagi. Terkait hal itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah meminta penyelenggara Pemilu mengintensifkan sosialisasi, supaya jumlah partisipasi di TPS tinggi. Sebab, kondisi di lapangan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya Pemilu serentak 17 April mendatang. 

“Saat saya melakukan kegiatan Jumat keliling pekan lalu, berdialog dengan masyarakat, ternyata masih banyak yang tidak tahu jadwal pencoblosan pemilihan calon presiden, dan calon legislatif. Ini harus jadi catatan KPU,” ungkap Mahyeldi, di Padang, Senin (8/4/2018).

Selain itu, kata Mahyeldi, KPU harus segera memberikan formulir C6 atau undangan memilih pada masyarakat yang telah terdaftar dalam DPT, mengingat hanya tinggal sembilan hari lagi dilaksanakan Pemilu serentak.

“Jika dibanding dengan pelaksanaan Pilgub dan Pilkada kemarin, pada Pemilu kali ini, KPU lebih lamban dalam memberikan formulir c6 kepada masyarakat,” tuturnya.

Mahyeldi menambahkan, petugas penyelenggara Pemilu diharapkan tepat waktu dan disiplin saat hari H pemilihan. Petugas harus sudah siap pada pukul 07.00 WIB, karena pada Pemilu serentak saat ini, ada lima kartu yang akan dipilih oleh masyarakat. Diperkirakan satu orang menghabiskan waktu 10 menit, sementara itu setiap TPS harus melayani kurang lebih 3 ratus orang.

“Perihal waktu harus benar-benar diperhitungkan, agar penyelenggaraan Pemilu lancar, dan aman. Satu orang dalam bilik suara bisa sampai 5-10 menit untuk mencoblos karena ada 5 surat suara. Kalau TPS nya terlambat buka, proses berikutnya bisa terkendala,” ucapnya. (Melati Oktawina/DDK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00