TARIK ULUR JADWAL PEMILU DAN PILKADA 2024

KBRN, Padang: Jadwal yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum KPU tanggal 21 Februari 2024 untuk pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden, serta  tanggal 27 November 2024 untuk pemilihan kepala daerah hingga kini masih belum menemukan titik terang. Sementara itu usulan pemerintah meminta pemilu diselenggarakan pada tanggal 15 Mei 2024.

Menyikapi hal tersebut pengamat politik Universitas Andalas Padang (UNAND), Andri Rusta, mengatakan, hal ini akan menyebabkan gangguan pada roda pemerintahan, dikarenakan akan banyak kepala daerah yang kosong, dan mengganggu stabilitas pembangunan daerah yang disebabkan Penanggung Jawab atau Pelaksana Tugas nantinya tidak dapat mengambil keputusan-keputusan yang strategis.

Lebih lanjut Andri menjelaskan, jika pemilu 2024 diadakan pada 15 Mei 2024, maka hal ini akan menjadi beban berat bagi penyelenggara, baik KPU dan Bawaslu.

“Bagi Kpu akan ada konsekuensi beban berat mereka jika diadakan pada bulan Mei, beban KPU akan lebih berat dan lebih panjang” ujar Andri.

Andri Rusta menambahkan, jika tetap dilaksanakan pada Mei 2024, dikhawatirkan Presiden terpilih tidak dapat dilantik sesuai waktu yang telah ditetapkan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar