Disdukcapil dan KPU Pasbar Bekerja Sama Buka Posko Pelayanan Pemukhtahiran Data Pemilih

KBRN, Padang : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat bekerjasama membuat posko pelayanan pemukhtahiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) dalam rangka memudahkan pendataan pemilih untuk Pemilu 2024.

"Kita telah menandatangangi kesepakatan atau MoU dengan KPU Pasaman Barat dalam pelayanan pendataan pemilih dengan membuat posko pelayanan di kantor Disdukcapil," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pasaman Barat, Yulisna di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan pelayanan yang diberikan ketika masyarakat mengurus Kartu Tanda Penduduk maka akan langsung dimasukkan perekamannya ke dalam data pemilih KPU.

Tujuannya, katanya disebabkan karena masih banyak pemilih pemula atau pemilih yang berumur 17 tahun atau sudah menikah yang belum terdaftar pada data pemilih berkelanjutan.

"Seiring dengan perekaman KTP atau perubahan data kependudukan atau update data meninggal dunia, sehingga data update pemilih bisa semaksimal mungkin dilakukan," katanya.

Ia menyebutkan masyarakat atau pemilih setelah update data kependudukan atau sebelum update data kependudukan mendatangi posko data pemilih berkelanjutan di kantor Disdukcapil untuk memastikan apakah sudah terdaftar atau belum yang diarahkan oleh petugas.

"Jika belum terdaftar maka langsung dimasukkan ke perekaman data pemilih. Hal ini akan mempermudah dalam pemukhtahiran pemilih," katanya.

Komisioner KPU Pasaman Barat, Alfi Syahrin mengatakan kerja sama dengan Disdukcapil merupakan langkah dan inovasi dalam rangka mempermudah dan mempercepat pelayanan data pemilih.

"Setiap masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan maka akan dicek di posko yang kita sediakan apakah sudah masuk atau belum. Jika belum maka akan langsung dimasukkan," sebutnya.

Ia menyebutkan pihaknya saat ini terus melakukan pemukhtahiran Data Pemilih Berkelanjutan. Setiap bulannya kemungkinan data berubah karena ada yang meninggal dunia dan pindah domisi.

"Ini dilakukan dalam rangka persiapan data pemilih berkualitas dalam menyongsong Pemilu 2024," katanya.

Dari data terakhir Data Pemilih Berkelanjutan per Oktober 2021 jumlah pemilih 265.853. Laki-laki sebanyak 131.950 dan perempuan 133.903 orang.

"Untuk data bulan November 2021 belum kita plenokan dan akan dilakukam akhir bulan ini," sebutnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar