KPU Solok Segera Tetapkan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu

Epyardi Asda-Jon Firman Pandu.jpg

KBRN, Padang: KPU Kabupaten Solok menjadwalkan pleno untuk menetapkan pasangan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu sebagai bupati dan wakil bupati terpilih. Hal itu dilakukan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Solok nomor urut 1 Nofi Candra-Yulfadri Nurdin.

“Kami di KPU Solok sedang membahas jadwal pleno penetapan bupati-wakil bupati terpilih. Sesuai ketentuan paling lambat lima hari setelah putusan harus dilakukan penetapan,” ucap Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Solok Yusrial pada RRI Padang, Selasa (23/3/2021).

Yusrial mengungkapkan, pleno dilaksanakan secepatnya supaya hasil putusan segera dibawa ke DPRD untuk diumumkan melalui rpat paripurna, sekaligus untuk diusulkan supaya segera dilantik.

“Setelah pleno KPU, kami akan secepatnya serahkan hasil ke DPRD,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Senin 22 Maret 2021, permohonan PHPU dari pasangan Nofi Candra-Yulfadri Nurdin ditolak majelis MK. Sebab, mahkamah tidak menemukan cukup bukti atas gugatan pemohon tentang perusakan surat suara pemohon oleh petugas KPPS. Kemudian tuduhan politik uang yang diduga melibatkan aparat nagari.

Pilkada Kabupaten Solok 9 Desember 2020 lalu, diikuti 4 pasangan. Pasangan nomor urut 1 Nofi Candra-Yulfadri Nurdin meraup 58.811 suara. Kalah tipis dari pasangan nomor 2 Epyardi Asda-Jon Firman Pandu yang mengumpulkan 59.625.Pasangan nomor urut 3, H. Desra Ediwan Anan Tanur-Adli memperoleh suara 28.490. Lalu pasangan urut 4, Iriadi Dt. Tumanggung-Agus Syahdeman meraih 22.048 suara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar