Capaian Vaksinasi PMK di Sumbar Masih 50 Persen

KBRN, Padang : Realisasi penyutikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak di Sumatera Barat masih berada di angka 50 persen. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, M Kamil mengatakan, hingga saat ini realisasi penyutikan vaksin PMK masih berada di angka 15 ribu dosis atau 50 persen dari target 30 ribu dosis PMK tahap dua yang didapatkan.

Masih rendahnya realisasi penyutikan vaksin PMK karena ada sejumlah daerah seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Agam, dan Sijunjung keberadaan hewan ternak dilepasliarkan di lokasi perkebunan sawit.

"Dengan demikian petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan penyutikan kepada hewan ternak," kata M Kamil.

M Kamil meminta agar kabupaten/kota lebih mempercepat penyelesaian penyutikan vaksin PMK pada hewan ternak. Ditargetkan paling lambat pada akhir Agustus 2022 penyutikan vaksin PMK tahap dua telah selesai.

"Sebab masih akan banyak tambahan vaksin PMK hingga akhir tahun 2022," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, dari 1.800 dosis vaksin PMK tahap dua yang didapatkan, realisasi penyutikan masih di angka 500 dosis.

Syahrial Kamat menargetkan seluruh dosis vaksin PMK tahap dua selesai disuntikan pada pertengahan Agustus 2022.

"Upaya percepatan dilakukan dengan menurunkan tim yang lebih banyak dalam satu harinya," kata Syahrial .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar