Operasi SAR Pencarian Nelayan di Perairan Air Bangis Pasbar, Ditutup

KBRN, Padang : Operasi SAR gabungan terhadap pencarian seorang nelayan atas nama Aznilman yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Teluk Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, dihentikan sementara. Pencarian akan kembali dilakukan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Asnedi mengatakan operasi SAR dihentikan, karena sesuai pedoman SOP pencarian yang hanya berlangsung selama 7 hari dari Basarnas Padang. Sementara untuk pencarian akan kembali dimulai, jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Setelah pengehentian pencarian terhadap satu korban akibat karamnya perahu itu, Asnedi mengungkapkan, pihaknya tetap melakukan pemantauan, baik melalui patroli rutin maupun Pos SAR Pasaman dan potensi lainnya. Tim SAR siap kembali diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban dalam kondisi apapun jika dibutuhkan.

"Sore hari ini kami resmi menutup pencarian seorang nelayan ini. Kami mengimbau warga sekitar, kalau jika membutuhkan evakuasi segera laporkan ke tim SAR setempat atau ke Basarnas Padang," ucap Asnedi (Kamis,26/1/2022).

Sebelumnya, seorang nelayan atas nama Aznilman berusia 55 tahun dilaporkan hilang pada 19 Januari 2022. Pada saat kejadian, anak korban hanya menemukan fiber berisi ikan milik ayahnya di perairan Pulau Teluk Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, sekira pukul 16.00 WIB. Berikutnya, anak korban langsung melapor ke pos SAR Pasaman, lalu diterusakan ke Basarnas Padang dan sampai hari ini tanda-tanda keberadaan korban belum dapat ditemukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar