Belum Ada Standar Biaya untuk Keseragaman

KBRN, Padang : Proses seleksi pengiriman tenaga magang ke Jepang yang diselengagarakan pihak swasta sering memunculkan dilema.  Proses seleksi tersebut harusnya dikawal pemerintah sehingga indikasi terjadinya permainan yang merugikan masyarakat dapat dicegah, sebagaimana diungkapkan Pengamat Ketenagakerjaan Sumatera Barat,  Zudarmi kepada RRI , Kamis, (20/01/2022).

Dikatakan, sejauh ini belum ada acuan atau standar biaya pengiriman tenaga magang ke Jepang yang pengirimannya melalui pihak swasta. Hal demikian membuka peluang terjadinya permainan yang dilakukan oleh oknum tertentu yang pada akhirnya merugikan masyarakat. Zudarmi menjelaskan pemerintah harusnya lebih berhati-hati dalam mengingkuti seleksi yang diselenggarakan lembaga tertentu yang mengatasnamakan dirinya pihak swasta yang diberikan kewenangan dalam pengiriman tenaga magang.

" Ada dua jalur pengiriman resmi untuk pengiriman tenaga magang ke Jepang. Selain pengiriman yang dilakukan oleh pemerintah tanpa dipungut biaya sepeser pun, pihak swasta juga diberi kewenangan untuk itu," paparnya.

Namun permasalahan sering terjadi pada saat masyarakat atau calon tenaga magang dikenakan biaya pengirimanyang jumlah bervariasi alias tidak seragam. Hingga kini belum ada penetapan standar biaya yang mesti dikeluarkanpada saat pihak swasta mengirim tenaga magang tersebut ke luar negeri. Hal itulah menmurut Zudarmi yang sering memicu konflik atau permasalahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar