Konferensi Internasional Perdana Um Sumbar Hadirkan Lima Pemateri Lintas Negara

KBRN, Padang : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat gelar Konferensi Internasional dengan menghadirkan pemateri dari lima negara berbeda secara daring dan luring, Rabu dan Kamis 24-25 November 2021.

Hadir secara Luring di convention hall kampus I UM Sumbar yakni Rektor, Wakil Rektor, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa UM Sumbar. International Conference on Natural Sciences, Technology, Islamic Studies, Social Sciences, and Humanity 2021 (ICONTISH) ini menghadirkan pembicara dari lima negara berbeda yakni Prof. Ismet Fanany, Ph.D dari Deakin University, Australia, Dedi Satria, Ph.D dari UM Sumater Barat, Indonesia, Prof. Jamaliah Said dari UiTM, Malaysia, Prof. Abdurrahman Haqqi, dari UNISSA, Brunei Darussalam, dan Prof. Kuniyoshi Shimizu,dari Kyushu University, Jepang.

Tema dari ICONTISH 2021 ini yakni Improving Sciences in Facing Social and Natural Chalenges dimana tema ini dibagi juga menjadi 16 sub tema yakni Natural Disaster, Forestry, Human Behavior, Social Identity, Mitigation, Islamic Studies, Pharmacy, Agriculture, Public Policy and Economic Studies, Climate Change, Applied Technology, Hospitality and Tourism, Public Health, Local Democracy, Education and Pedadogy,and Law Studies.

Dalam sambutannya Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra, MA Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan konferensi internasional  perdana UM Sumbar dan semoga dapat berjalan dengan baik, UM Sumbar sendiri akan terus berkomitmen untuk mendorong para dosen untuk melakukan riset dan penelitian karena tugas dari dosen bukan hanya sekedar melakukan pengajaran di dalam lokal, namun juga dosen harus aktif dalam melakukan riset atau penelitian demi mendongkrak kualitas dari seorang dosen di UM Sumbar.

Bantuan dana untuk melakukan penelitian dari dahulu sudah dikeluarkan oleh pihak UM Sumbar, dan juga ada beberapa bantuan dana dari pemerintah untuk penelitian yang dilakukan oleh dosen. Sekarang tinggal kita genjot kemauan dari dosen untuk melakukan penelitian ujar Rektor UM Sumbar tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Isral Naska mengatakan Konferensi Internasional ini merupakan peluang dan momentum yang strategis bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitiannya dalam forum yang lebih luas. Sekaligus mempublikasikannya di berbagai jurnal internasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar