Manfaat Ubi Ungu Untuk Kesehatan Tubuh dan Menurunkan Berat Badan

KBRN, Padang…Ubi ungu adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Ipomoea batatas. di mana bagian akarnya umum dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat alternatif sebagai pengganti nasi.

Dalam bahasa inggris, ubi ungu dikenal dengan sebutan purple sweet potato atau sweet potato saja. Sesuai dengan namanya tersebut, ubi ungu secara alami memiliki cita rasa manis dan akan meningkat setelah dimasak melebihi kentang.

Varietas ubi jalar memiliki warna bervariasi, mulai dari ungu, merah, kuning, atau putih pucat yang lebih umum ditemui. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis varietas, tanah, iklim, dan mineral tanah yang tersedia pada tempat ubi jalar tumbuh.

Manfaat ubi ungu selain untuk menurunkan berat badan

Salah satu studi yang diterbitkan  journal of Medicinal Food menemukan bahwa ekstrak ubi ungu mampu menyusutkan sel-sel lemak pada penelitian yang dilakukan pada tikus.

Namun, masih belum diketahui apakah ubi ungu menawarkan manfaat menurunkan berat badan yang sama bagi manusia atau tidak. Itu sebabnya, dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan khasiat ubi ungu untuk menurunkan berat badan.

Meski penelitian tentang manfaat ubi ungu untuk menurunkan berat badan masih dalam tahap awal, tapi ada beberapa hal yang membuat makanan ini layak untuk dikonsumsi jika Anda sedang dalam program penurunan berat badan.

1. Melancarkan sistem pencernaan

Ubi ungu yang masih lengkap dengan kulitnya merupakan salah satu makanan yang tinggi serat. Bahkan dibanding dengan kentang, ubi ungu lebih tinggi kandungan serat  dan memiliki rasa yang jauh lebih enak.

Tingginya kandungan serat dalam ubi ungu dapat membantu menurunkan berat badan. Serat bersama mineral lain, seperti magnesium baik untuk melancarkan pencernaan. Hal ini juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama  dan menjaga nafsu makan.

Ubi ungu juga mengandung jenis serat tertentu yang disebut pati resisten. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Biomedical and Enviromental Science, diet yang kaya akan pati resisten membantu mengurangi risiko obesitas.

2. Membantu pembakaran kalori

Dalam 100 gram ubi ungu mengandung sekitar 20 gram karbohidrat komplek. Sekilas hal tersebut mungkin tidak terdengar terlalu bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Namun,karena rendah kalori dibarengi dengan kandungan nutrisi lainnya yang cukup tinggi, ubi ungu dapat memberikan Anda asupan energi tambahan yang menyebabkan Anda membakar lebih banyak kalori di antara waktu makan.

Selain itu, kandungan karbohidrat sehat ini juga membantu otak Anda memproduksi glukosa, yang mana dapat menjaga konsentrasi dan membuat Anda fokus. Tentu, hal ini penting bagi Anda supaya bisa tetap fokus menjalani diet.

3. Mengontrol kadar gula darah

Warna ungu pada ubi ungu berasal dari senyawa yang disebut antosianin, yakni senyawa alami yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan yang diketahui memiliki sifat antioksidan  kuat.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Of Nutritional of Nutritional Biochemistry  menemukan bahwa kandungan antosianin dalam ubi ungu membantu menekan lonjakan gula darah setelah makan akibat resistensi insulin.

Hal ini membuat ubi ungu memiliki manfaat untuk membantu mengelola kadar glukosa darah. Selain itu, ubi ungu juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga berpotensi aman dikonsumsi penderita diabetes.

4. Meningkatkan imunitas tubuh

Ubi ungu kaya akan kandungan antioksidan dan vitamin yang membantu meningkatkan daya tahan, sekaligus melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.

Kandungan vitamin C , beta karoten, dan antosianin dalam ubi ungu juga bekerja sebagai senyawa aktif yang memberikan efek antioksidan saat Anda konsumsi. Hal ini membantu melawan radikal bebas berlebih dan peradangan di dalam tubuh.

Bukan hanya itu saja, terdapat kandungan mineral pada umbi-umbian ini, seperti magnesium, fosfor, dan mangan untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap optimal.

5. Mengurangi gejala arthritis

Radang sendi atau arthritis adalah masalah kesehatan yang terjadi saat timbulnya peradangan atau inflamasi di sekitar persendian tubuh. Kondisi ini bisa dirasakan oleh siapa saja, namun lebih umum terjadi pada lansia di atas usia 65 tahun.

Ubi jalar bisa jadi sumber makanan yang mengandung nutrisi kompleks, seperti beta karoten, magnesium, seng (zinc), dan vitamin B yang membantu mencegah dan meredakan gejala radang sendi, serta penyakit lain yang berkaitan dengan peradangan.

Selain dapat dikonsumsi, air rebusan ubi ungu bisa diaplikasikan pada area kulit di sekitar persendian yang sakit untuk meredakan rasa nyeri akibat radang sendi.

6. Mengurangi risiko tukak lambung

Selain memperlancar sistem pencernaan, diet tinggi serat yang dapat Anda peroleh melalui konsumsi ubi ungu juga bermanfaat mengurangi risiko penyakit maag. Ubi ungu juga memiliki kandungan vitamin B Kompleks , kalium, dan kalsium yang juga berkhasiat mengatasi berbagai gangguan pencernaan.

Dikutip dari Medline Plus, kandungan serat pada ubi ungu yang Anda konsumsi bersama kulitnya dapat mencegah sembelit dan produksi asam. Hal ini dapat mencegah kondisi tukak lambung, yakni kondisi timbulnya luka pada dinding lambung atau usus halus.

Senyawa anti-inflamasi dan efek menenangkan yang terdapat pada ubi jalar, juga dapat mengurangi peradangan dan rasa nyeri akibat tukak lambung.

7. Mencegah kanker

Paparan radikal bebas dari lingkungan sekitar juga dapat memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh. Ubi jalar berwarna, salah satunya ubi ungu menjadi sayuran yang serbaguna dan lezat dengan nilai gizi yang tinggi.

Ubi ungu mengandung senyawa antioksidan aktif, seperti beta karoten dan antosianin yang berperan sebagai zat antikanker dan anti-inflamasi yang berpotensi mengurangi risiko kanker, seperti kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker prostat.

Walaupun begitu, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas reaksi antioksidan dengan pertumbuhan sel kanker pada tubuh manusia.

8. Menaikkan berat badan

Sebagian kalangan juga ingin meningkatkan berat badannya. Bukan dengan makan sembarangan, hal dapat dicapai secara aman dan sehat apabila Anda mengonsumsi jenis Nutrisi yang menambah berat badan  dengan cepat.

Salah satunya adalah karbohidrat kompleks, yang juga dikenal sebagai pati, minimal tiga kali sehari. Jenis makanan ini dapat membantu Anda menambah berat badan karena mengandung kalori tinggi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00