Koni Sumbar Akan Beri Sanksi Pelatih Yang Tidak Dampingi Atlet Dalam Berlatih

KBRN, Padang : KONI Sumatera Barat akan memberikan sanksi berupa penghentian honor bulanan bahkan dipecat dari jabatannya jika tidak mampu menjalankan amanah yang telah diberikannya. Kontribusi seorang pelatih sangat dibutuhkan dalam menunjang prestasi seorang atlet dimasa depan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Teknis PON Sumatera Barat Fajri Ale disela-sela kegiatan tes fisik atlet tahap II yang akan berkahir hari ini.

Menurutnya  kebijakan yang dikeluarkan induk olahraga Sumatera Barat itu, menyusul tidak aktivnya sejumlah pelatih dalam mempersiapkan seorang atlet, salah satunya terkait program latihan yang harus dijalani.

“ Seorang pelatih harus terus memonitor setiap pencapaian cacatan terbaik dari seorang atlet, kalau pelatih lebih satu orang, salah satunya harus hadir mewakili dalam setiap latihan“ tegas Fajril Ale, Selasa (30/06/20).

Fajri Ale yang juga Waketum II Koni Sumbar menjelaskan, meski sejauh ini, Koni Sumatera telah memfasilitasi persiapan atlet dengan mendatangkan konsultan pelatih, namun hal itu tidak serta merta melepaskan tanggungjawabnya sebagai seorang  pelatih.

Fajril Ale mengungkapkan tidak aktifnya seorang pelatih dalam membina atletnya, tentunya akan berdampak pada persiapan atlet, bahkan ada kemungkinan atlet tersebut batal diberangkatkan karena tidak memenuhi ekspektasi  yang diharapkan. 

“ 3 komponen penting yang selalu kami pantau, sebelum memutuskan atlet dikirim ke PON Papua nanti yakni  fisik yang  bagus, kemampuan teknik yang mumpuni serta ditunjang pengalaman Try in dan Try out yang cukup guna  menambah semangat dan motivasi bertanding seorang atlet” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00