PERLUNYA EDUKASI BENCANA BERKELANJUTAN

KBRN, Padang : Wilayah Padang Pariaman termasuk salah satu daerah yang rawan, gempa, tsunami, banjir, abrasi, juga tanah longsor dan dampak letusan gunung marapi.

Menyikapi semua bencana itu, peningkatan pemahaman masyarakat terkait dengan mitigasi bencana perlu dilakukan. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di dearah yang rawan terjadinya bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPDB Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya kepada RRI mengatakan, pihaknya secara berkelanjutan, terus mengedukasi masyarakat terkait dengan kebencanaan. Dijelaskannya, masyarakat Padang Pariaman sebagian besar berada di pesisir pantai Sumatera Barat.

“Ancaman yang sering terjadi di pesisir pantai yakni, adanya abrasi pantai dan banjir longsor,”ujar Budi Mulya, Selasa (30/11/2021).

Untuk itu pihaknya tetap menghimbau dan mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan kondisi alam saat ini. Prediksi BMKG, cuaca ekstrim akan terjadi hingga akhir tahun bahkan di awal tahun 2022.

“Kita tetap imbau, masyarakat harus waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, tingkatkan kepedulian kita sesama, cerdas menyikapi perubahan kondisi alam,”imbauannya.

Sementara itu salah seorang warga di Nagari Ulakan Tapakis Padang Pariaman Syafruddin mengatakan, nagari Ulakan memang langganan banjir ketika hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

“Nagari kami memang sudah jadi langganan banjir, ketika hujan lebat,”ujar Syafruddin.

Lebih lanjut Syafruddin berharap, adanya sosialisasi dari pihak terkait kepada masyarakat, sehingga masyarakat lebih paham terkait dengan ancaman bencana yang akan terjadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar