SUMBAR MASIH DILANDA CUACA EKSTRIM

KBRN, Padang : Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika BMKG Minangkabau memprediksi, tiga hari kedepan, wilayah Sumatera Barat masih terpantau akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disetai angin kencang.

Cuaca esktrim yang masih melanda wilayah Sumatera Barat hingga hari ini. Hujan badai akan melanda wilayah Sumatera Barat. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Minangkabau Yudha Nugraha kepada RRI pagi tadi mengatakan, cuaca ekstrim ini terjadi pada malam hingga dini hari.

Dijelaskan Yudha Nugraha, untuk saat ini masih terpantau terjadi adanya pola pola hujan, terutama di pesisir barat Sumatera Barat seperti, Kota Padang, Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Solok dan Kota Padang  Panjang.

“Berdasarkan analisa kami, penyebabnya, kondisi hujan dan fenomena lainnya seperti angin kencang lebih diakibatkan adanya pola pembentukan bibit spisikontropis 94 B di barat Sumatera. Kondisi ini tidak saja terjadi di Sumbar, namun juga terjadi di Sumut, Riau, Aceh dan Kepulauan Riau,”ujar Yudha Nugraha, Senin (20/12/2021).

Sementara Ketua Kelompok Nelayan Tradisional Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Muflihum mengatakan, memang saat ini kondisi cuaca ekstrim. Menyikapi hal ini, para nelayan yang ada di Pasia Nan Tigo memilih untuk tidak melaut.

“ Sudah hampir seminggu, para nelaya tidak melaut. Bagaimana melaut, hujan dan badai yang akan menghatam kami  ditengah laut nanti,”ujar Muflihun.

Muflihun menjelaskan, untuk mengisi waktu luang, para nelayan lebih baik memilih untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap yang rusak. Menurutnya, jika melaut, akan mengeluarkan biaya yang banyak, sementara hasil tangkapan untuk saat ini menurun.

“Ya harus gimana lagi, ada juga yang melaut itu karena terpaksa ekonomi saja, tapi banyak yang memperbaiki kapal atau jaringnya yang rusak,”tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar