BMKG Prediksi 3 Hari Kedepan Cuaca Masih Ekstrim

KBRN, Padang : Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika BMKG Minangkabau, memprediksi, kondisi cuaca ekstrim di wilayah Sumatera Barat akan terjadi hingga 3 hari kedepan.

Koordinator bidang observasi dan informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha kemarin mengatakan, selain wilayah Suamatera Barat, cucaca ekstrim juga melanda propinsi tetangga. Yudha Nugraha mengakui, beberapa hari lalu, memang terjadi cuaca ekstrim di Sumatera Barat. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda sejumlah wilayah diSumatera Barat.

“Ini merata diseluruh wilayah Sumbar, tidak saja dibagian pesisir barat Sumbar tapi diwilayah timur, tengah dan barat,”ujar Yudha Nugraha, Senin (27/09/20221).

Dijelaskan Yudha, yang menyebabkan kondisi ini terjadi, dari analisis yang dilakukan BMKG dan pantauan dari dinamika atsmorfir terdapat pola gangguan cuaca yang disebut dengan osilasi madden julian.

“Osilasi madden julian ini merupakan suatu fonomena atau gelombang yang menjalar ke arah horizontal ke atsmosfer. Saat ini sedang terjadi masa aktif diwilayah Indonesia terutama dibagian barat Indonesia termasuk Sumatera Barat. Hujan tidak saja terjadi di Sumbar, tapi juga di provinsi tetangga,”tambah Yudha.

Selain itu faktor penyebabnya di jelaskan Yudha adanya pola angin timuran dan adanya pertemuan masa udara basah di wilayah Sumatera Barat. Menurutnya dengan adanya pola angin timuran, kondisi hujan juga tidak hanya diwilayah pesisir barat, namun juga diwilayah timur Sumbar, seperti di Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, Tanah Datar dan 50 Kota.

“Memang 3 faktor ini yang menyebabkan kondisi cuaca beberapa hari terakhir terjadi didominasi dengan hujan dengan intensitas yang tinggi,”tuturnya.

Sementara itu Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur Budi Iman Samiaji mengatakan, dengan kondisi cuaca ekstrim saat ini, pihaknya juga menghimbau para nelayan untuk selalu berhati hati dan waspada.

“Ya kita imbau untuk selalu waspada ya, cuaca ekstrim ini juga mengganggu aktivitas nelayan, kadang kadang gelombang tinggi dan badai,”ujar Budi.

Lebih lanjut Budi Iman Samiaji menambahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi ini diprediksi akan terjadi hingga bulan november mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00