BMKG Maritim, September Puncak Hujan, Tingkatkan Kewaspadaan

KBRN, Padang : Badan Mateorologi Klimatologi Geofisika BMKG Maritim Teluk Bayur memprediksi bulan September merupakan bulan puncaknya cuaca ekstrim. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan kilat. Selain itu ketinggian gelombang laut juga harus di waspadai.

Kepala Badan Mateorologi Klimatologi Geofisika BMKG Maritim Teluk Bayur Syafrizal pagi tadi mengatakan, dari hasil pantauannya, untuk ketinggian gelombang di perairan barat Sumatera Barat, antara 0,25 meter hingga 1,50 meter. Kondisi ini perlu menjadi perhatian khusus bagi para nelayan atau masyarakat yang berkerja di laut.

Lebih lanjut Syafrizal menjelaskan, sementara itu untuk perairan utara pulau Siberut dan perairan barat Kepulauan Mentawai, ketinggian gelombang hampir mencapai 3,50 meter. Untuk itu pihaknya tetap menghimbau para nelayan dan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaannya. Selain itu update informasi terkini dari BMKG Maritim dan BMKG Minangkabau.

“Ini akan berlangsung 2 hingga 3 hari kedepan. Kita tetap mengimbau para nelayan dan masyarakat yang bekerja di laut untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya. Cuaca ekstrim dapat terjadi kapan saja,”ujar Syafrizal, Rabu (01/09/2021).

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur Syafrizal menambahkan, para nelayan yang menggunakan kapal berukuran besar, perlu mewaspadai terjadinya gelombang tinggi. Sementara itu untuk kapal penyeberangan ke Kepuluan Mentawai, hingga saat ini masih berjalan normal.

“Untuk kecepatan angin saat ini hampir mencapai 20 kilometer per jam. Nelayan harus waspada,”tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00