BMKG Maritim, Waspada Angin Kencang 25 Knot di Samudera Hindia Barat Bengkulu

KBRN, Padang : Badan Mateorologi Klimatologi Geofisika BMKG Maritim Teluk Bayur,  menghimbau para nelayan atau masyarakat yang bekerja dilaut untuk selalu berhati hati dengan cuaca ekstrim. Hal ini juga akan berdampak terhadap terjadinya angin kencang.

Menyikapi kondisi cuaca yang ekstrim beberapa hari ini, BMKG MaritimTeluk Bayur memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi hujan ini akan terjadi pada sore hingga malam harinya.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur Budi Iman Samiaji mengatakan, kendatipun kondisi angin dan gelombang laut di perairan Barat Sumatera Barat antara Padang dengan Kepulauan Mentawai terpantau tinggi, namun masih dalam kondisi normal.  Hal tersebut juga sesuai dengan informasi yang dikeluarkan oleh BMKG Minangkabau, bahwa kondisi cuaca ekstrim akan terjadi pada sore dan malam harinya.

“Dari prediksi kita, cuaca ektsrim terjadi pada sore hingga malam hari, dengan angin kencang antara 10 hingga 15 knot dan gelombang tinggi yang hampir mencapai 2 meter, ini cukup besar dan para nelayan untuk tetap waspada,”ujar Budi Iman Samiaji, Senin (23/08/2021).

Lebih lanjut prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur Budi Iman Samiaji menambahkan, untuk wilayah perairan barat Sumatera Barat dan perairan timur kepulauan Mentawai ketinggian gelombang mencapai 0,25 meter hingga 1,50 meter.  Perairan utara Siberut, perairan barat kepulauan Mentawai dan perairan Bengkulu, berpotensi gelombang tinggi 2.00 meter hingga 3.00 meter.

Sedangkan di wilayah Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai, perairan timur Enggano dan samudera hindia barat Bengkulu ketinggian gelombang mencapai 2,50 meter hingga 4.00 meter. Sedangkan kecepatan angin mencapai 25 knots harus di waspadai di wilayah Samudera Hindia Barat Bengkulu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00