Penataan Pedagang, PKL Harus Ikuti Tata Kota

KBRN, Padang : Untuk menciptakan tata ruang yang rapi dan bersih,  Pemerintah Kota Padang akan menata kembali pedagang kaki lima yang berjualan tidak pada tempatnya. Hal itu diungkapkan Wali Kota Padang Hendri Septa disela sela kegiatan Musrenbang KecamatanPadang Barat Kota Padang, Selasa (25/01/2022). Menurutnya Pemko Padang tidak melarang warganya untuk berjualan atau mencari nafkah, namun pedagang tersebut harus sesuai dengan tata ruang Kota Padang. Sepeti halnya pedagang yang berjualan di pantai Padang.

“Kita tidak melarangnya untuk berdagang, namun harus seusai dengan ketentuan dari tata ruang Kota Padang, Seperti halnya pedagang di tepi pantai Padang,”ujar Hendri Septa, Selasa (25/01/2022).

Lebih lanjut Wali Kota Padang Hendri Septa menjelaskan, Pantai Padang merupakan iconnya pariwisata di Kota Padang. Untuk itu pihaknya berharap kepada Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan pihak Kecematan untuk dapat menata kembali para pedagang di sepanjang pantai tersebut. Terutama pedagang yang menggunakan tenda - tenda ceper.

“Sekarang ini mengatur yang di tepi pantai, memang ini agak berat, dan sudah lama dibiarkan, namun  kami tidak izin lagi adanya  tenda tenda ceper dan pemalakan,”tambahnya.

Sementara itu Komisi I DPRD Kota Padang Budi Syahrial mengatakan, berdasarkan kunjungan ke beberapa daerah Kabupaten Kota di Sumatera Barat penataan pedagang kaki lima cukup tertata. Tidak saja lokasinya, namun jam untuk berjualan juga diatur.

“PKL di daerah lain sudah rapi, begitu juga dengan waktunya, Sedangkan di Kota Padang masih belum optimal, Nah ini yang perlu kita benahi, apalagi Kota Padang sebagai pariwisat. Seperti pedagang di Pasar Raya, kalau tidak ditata dengan baik, semua pelaku usaha di sana akan bangkrut,”ujar Budi Syahrial.

Lebih lanjut Budi Syahrial menambahkan, dengan tertatanya dengan baik para pedagang, masyarkat yang bekunjung akan lebih merasa nyaman dalam melakukan aktivitasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar