Pembangunan Fisik Tak Lagi Prioritas Utama, Musrenbang Kecamatan Padang Timur Arahkan pada Pemberdayaan Masyarakat

KBRN, Padang : Pembangunan fisik tidak lagi menjadi prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD  Kecamatan Padang Timur tahun 2023. 

Pemangku kepentingan mulai dari tingkat rukun tetangga hingga kecamatan diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastuktur fisik dalam pengusulan di Musrenbang. Namun ada hal lebih penting lainnya yang harus diutamakan dalam Musrenbang RKPD tahun 2023 yakni peningkatan Sumber Daya Manusia.

"Usulan paling banyak itu masih masalah infrastruktur seperti pembangunan jalan, dan drainase. Saya ingatkan padahal ada yang lebih prioritas lagi yakni persoalan pembentukan karakter," kata Anggota DPRD Kota Padang, Helmi Moesim kepada RRI usai dibuka kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Padang Timur, di salah satu hotel di Kota Padang, Selasa (25/1/2022).

Menurut Helmi Moesim, ukuran sukses dalam pembangunan tidak hanya sekedar tersedianya infrastruktur, namun jauh lebih luas yakni menciptakan masyarakat yang berkarakter, dan disiplin. Sebab diyakini dengan keberadaan masyarakat yang berkarakter akan membuat taraf hidup menjadi lebih baik.

"Disiplin dalam hal kebersihan tidak lagi membuang sampah sembarang. Fokus pada peningkatan pendidikan, mengupayakan pengurangan kasus-kasus  kekerasan pada anak dan perempuan. Saya pikir usulan ini lebih baik diprioritaskan ke depannya," katanya.

Hal senada juga disampaikan, Camat Padang Timur Siska Meilani. Siska menyampaikan, kegiatan yang lebih diutamakan untuk RKPD tahun 2023 yakni keberpihakan pada masyarakat atau pemberdayaan. Misalnya saja masalah pengentasan stunting, persoalan disabilitas, perempuan, anak dan pengolahan sampah serta pengembangan UMKM.

"Selama ini item persoalan perempuan anak dan disibalitas sering terlupakan. Kita di Padang Timur harapkan usulan Musrenbang lebih diprioritaskan keberpihakan pada masyarakat," katanya.

Siska Meilani menambahkan, untuk pembangunan fisik di kecamatan Padang Timur rata-rata telah dapat diakomodir organisasi perangkat daerah terkait (OPD) dan melalui dana pokir anggota DPRD. Dengan kondisi dimaksud, pemberdayaan masyarakat dinilai lebih mendesak sebagai prioritas Musrenbang RKPD tahun 2023.

"Kecamatan kita berada di perkotaan kalau kita terus fokus pada persoalan pembangunan fisik rasanya sayang saja persoalan pemberdayaan masyarakat terbaikan. Apalagi kita sudah mempunyai beragam inovasi yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut baik upaya pengusulan pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas musrenbang RKPD tahun 2023 Kecamatan Padang Timur. Sebab banyak persoalan kemasyarakatan yang harus dihadapi.

"Padang tidak baik-baik saja. Banyak persoalan permasalahan sosial muncul misalnya saja terkait kasus kekerasan seksual pada anak. Tentunya hal ini harus lebih menjadi perhatian bersama daripada hanya fokus pada pembangunan fisik," katanya saat membuka kegiatan Musrenbang.

Selain itu Hendri juga mengapresiasi banyak inovasi yang dilahirkan Kecamatan Padang Timur yang dinilai menyentuh langsung pada akar permasalahan di masyarakat.

"Ada persoalan stunting, pengelolaan eco enzyme, pengembangan UMKM yang menjadi fokus inovasi yang dilahirkan. Ini sangat baik dan patut dicontoh wilayah lainnya," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar