Fenomena dan Solusi Pernikahan Dini di Kota Padang

KBRN, Padang : Pengadilan Agama Padang mencatat pernikahan dini di Kota Padang masih marak dan cenderung menunjukkan grafik peningkatan. Terkait fenomena itu, Pengamat Sosial Universitas Negeri Padang (UNP) Erianjoni mengatakan kondisi itu tidak lepas dari berbagai faktor, salah satunya lemahnya pemahaman agama dikalangan anak muda saat ini, kurangnya pemahaman agama membuat anak muda menganggap perbuatan melanggar norma tersebut sebagai hal biasa, selain itu juga ada pengaruh aplikasi media sosial yang saat ini banyak menghadirkan konten berbau pornografi.

Menurut Erianjoni, pernikahan dini tidak bisa dilepaskan dari pergaulan bebas. Oleh sebab itu, terjadinya pernikahan dini mengindikasikan ada permasalahan dalam peran keluarga karena keluarga memiliki dua fungsi penting yaitu edukasi dan perlindungan. Banyak saat ini orang tua yang tidak memberikan batasan saat anak keluar dari rumah, bahkan sampai dimalam hari.

“Selain itu, orang tua saat ini diduga banyak nyang tidak membekali anak-anak mereka dengan ajaran agama dan adat. Minimnya pengetahuan membuat anak-anak remaja yang saat ini dekat dengan beragam pengaruh luar  yang bertentangan dengan adat ketimuran menjadi mudah terjerumus,” ucap Erianjoni (Senin, 24/1/2022).

Pengamat Sosial UNP Erianjoni menyebutkan terkait fenomena pernikahan dini tersebut, perlu ditingkatkan lagi dalam pendidikan agama dan norma adat kepada anak, yang dinilai sebagai solusi untuk menekan kenakalan remaja yang banyak berujung pernikahan dini, terkusus di Kota Padang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar