DILEMA KENAIKAN UMP YANG KECIL

KBRN, Padang: Kenaikan Upah Minimum Provinsi – UMP Sumatera Barat sebesar 1,09 persen atau sekitar 28.000 rupiah dibanding tahun lalu, menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Dalam perbincangannya dengan RRI, Anggota komisi 2 DPRD Provinsi Sumatera Barat, Imral Adenansi mengatakan,  kenaikan UMP senilai 20.000 menjadi dilema tersendiri bagi banyak pihak.

Di satu siis kenaikan ini sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Angka 28 ribu  menurutnya adalah angka  miris,  namun disisi lain harus juga memperhatikan kemampuan perusahaan-perusahaan yang ada akibat terdampak Covid – 19.

Imral juga menambahkan pentingnya masyarakat  berperan untuk melakukan penyelesaian Covid – 19 ini melalui vaksinasi. Sebab, sengan selesainya Covid, diharapkan pergerakan ekonomi juga semakin meningkat.

“Kepada masyarakat untuk cepat proses penyelesaian pemulihan covid 19, sebab kaitan ekomomi ini tidak lepas dengan wabah covid 19 dan harapannya dengan segera menyelesaikan covid ini bisa mengakibatkan pergerakan ekonomi semakin meningkat” ujar Imral.

Imral juga mengimbau untuk buruh agar dapat bersabar dan jangan sampai ada pergerakan-pergerakan yang justru akan membuat anjlok perekonomian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar