BTT Pemko Sawahlunto Sampai Oktober 2021 Telah Disalurkan Total Rp 84 Juta Lebih

KBRN,  Padang : Upaya Pemko Sawahlunto untuk hadir dan menolong masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui pemberian bantuan sosial (bansos). Sampai pada Oktober 2021 ini, Bidang Sosial Dinsos PMD PPA mencatat telah menyerahkan bansos tidak terencana kepada 18 orang penerima dan bansos dari Bantuan Tak Terduga (BTT) kepada 3 orang penerima ditambah 20 paket sembako. 

Kepala Bidang Sosial Dinsos PMD PPA, Yosrizal, melaporkan dalam bansos tidak terencana tersebut terbagi antara lain untuk korban kebakaran dan biaya pengobatan. Dengan total bansos tidak terencana yang telah disalurkan sampai pada 11 Oktober 2021 yakni Rp 75 juta.

"Besaran jumlah bansos yang diberikan itu bervariasi, tergantung dari kebutuhan masing - masing penerima. Ada yang kita berikan Rp 2 juta, ada yang sampai Rp 5 juta," kata Yosrizal, (Selasa, 12/10/2021).

Sementara, untuk bansos dari dana BTT disampaikan Yosrizal, telah disalurkan total Rp 9.500.000,-. Penyaluran bansos BTT itu diterima oleh korban kebakaran dan warga yang sakit yang membutuhkan biaya pengobatan. 

"Bansos BTT, telah kita salurkan itu yakni paket sembako sebanyak 20 paket di Kelurahan Saringan. Kemudian warga korban kebakaran di Desa Lunto Barat, kemudian biaya pengobatan untuk warga di Kelurahan Aur Mulyo dan Kubang Sirakuk Selatan," jelas Yosrizal.

Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan, Pemko Sawahlunto memberikan bansos kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai regulasi yang berlaku. Melalui Dinas terkait, terlebih dahulu dilakukan proses verifikasi dan lainnya untuk memastikan warga yang bersangkutan memang berhak dan sesuai dengan peraturan yang ada. 

"Ini wujud nyata kehadiran dan peran pemerintah bagi masyarakat yang butuh dibantu, seperti korban kebakaran dan lainnya. Sedikit banyaknya kami berharap bantuan yang diberikan ini meringankan beban dari masyarakat yang sedang ditimpa musibah tersebut," ujar Walikota Deri Asta. 

Pemko Sawahlunto tidak sendiri dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan ini. Pemko juga berkolaborasi bersama BAZNas yang menyalurkan zakat kepada masyarakat membutuhkan yang termasuk sebagai mustahiq (penerima zakat yang sah sesuai syariat Islam). 

"Kolaborasi ini sangat besar manfaatnya dalam meningkatkan dan memperluas jangkauan masyarakat yang bisa dibantu," kata Walikota Deri Asta. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00