Bukan Hanya Batuk-Batuk, Ini 4 Gejala TBC yang Perlu Diwaspadai

KBRN, Padang : TBC, atau tuberkulosis, adalah salah satu penyakit pada sistem pernapasan yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini perlu mendapatkan penanganan segera sebelum menyebabkan komplikasi berbahaya, salah satunya adalah pneumonia. Agar bisa mendapatkan penanganan, kamu perlu tahu beberapa gejala TBC yang perlu diwaspadai. Berikut ulasan lengkapnya!

Berbagai Gejala TBC yang Perlu Diwaspadai

Tuberkulosis adalah penyakit menular akibat infeksi yang memiliki potensi besar untuk menyerang paru-paru sehingga menimbulkan dampak berbahaya. Meski begitu, gangguan ini juga dapat menyerang otak dan tulang belakang. Maka dari itu, jika dibiarkan, infeksi yang terjadi di dalam tubuh dapat bertambah parah dan menyebabkan komplikasi. 

Penyakit ini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain melalui tetesan air liur yang mengandung bakteri Mycobacterium tuberkulosis di udara saat batuk atau bersin. Bahayanya, seseorang yang terinfeksi bakteri ini mungkin saja tidak menimbulkan gejala. Saat alami gejala, berarti daya tahan tubuh menurun dan bakteri sedang aktif berkembang biak.

Nah, beberapa gejala TBC yang perlu benar-benar diwaspadai, antara lain:

1. Batuk yang Lebih dari 3 Minggu

Gejala TBC yang paling utama perlu diwaspadai adalah alami batuk yang lebih dari 3 minggu. Hal ini disebabkan adanya infeksi yang mengganggu jalur pernapasan sehingga tubuh berusaha untuk mengeluarkannya. Selain itu, infeksi bakteri yang terjadi di paru-paru juga dapat membuat produksi lendir berlebih yang akhirnya terjadi batuk berdahak. Pastikan untuk memeriksakan diri jika batuk tidak sembuh dalam waktu yang lama.

2. Demam dan Berkeringat di Malam Hari

Jika kamu kerap mengalami demam dan banyak mengeluarkan keringat, terutama di malam hari, mungkin saja ini termasuk salah satu gejala dari TBC. Hal ini tidak terjadi pada pagi hari karena tubuh masih bugar, berbeda dengan malam hari. Gejala ini bukan hanya disebabkan oleh TBC, sehingga pemeriksaan sangat diperlukan untuk diagnosis.

3. Berat Badan Menurun

Salah satu gejala yang terlihat secara fisik adalah adanya penurunan berat badan yang signifikan. Hal ini disebabkan nafsu makan yang terus menurun, sehingga cadangan nutrisi terus terpakai dan berat badan terus menurun. Maka dari itu, jika kamu alami penurunan berat badan yang akhirnya berdampak pada turunnya angka berat badan, ada baiknya segera memeriksakan diri.

4. Nyeri Dada dan Sesak Napas

Peningkatan produksi lendir pada paru-paru menyebabkan terjadinya peradangan. Hal ini karena infeksi bakteri yang terus bertambah sehingga membuat kamu mengalami nyeri dada. Hal ini juga diperparah dengan adanya penumpukan sel-sel mati, sehingga pernapasan sulit dilakukan dan kamu merasakan sesak napas.

@halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar