Walikota Padang Mahyeldi Batal Divaksinasi Covid 19

KBRN, Padang : Kemarin Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno batal disuntik vaksin Covid-19, hari ini Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyusul batal divaksin karena tekanan darah tinggi. Selengkapnya dilaporkan Armen Ramli.  Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah yang dijadwalkan sebagai penerima vaksin Covid-19 di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat pagi tadi, ternyata batal. Tekanan darah Mahyeldi dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menerima vaksin. Hasil ukur alat kesehatan oleh tim menunjukkan, tekanan darah Mahyeldi sangat tinggi 188 per 117. Faktor tensi itulah yang menjadi penghambat batal disuntik.

Mahyeldi Ansharullah kepada wartawan mengatakan, tetap dijadwalkan kembali untuk disuntik vaksin setelah kondisi kesehatan dinyatakan layak.

“ Memang tadi sudah melalui pemeriksaan dan persyaratan, namun dari hasil pemeriksaan tim medis ternyata saya memiliki tekanan darah tinggi. Insya Allah saya akan di vaksin lagi setelah kondisi baik dan waktunyakan masih panjang,”ujar Mahyeldi. Jum’at (15/01/2021).

Kendati batal mendapat suntikan vaksin Sinovac, Wali Kota Padang tetap mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi covid 19 ini. Dijelaskannya, vaksin merek Sinovac buatan China sudah mendapatkan izin dari BPOM dan halal dari MUI.

Sementara itu, pada vaksinasi di Puskesmas Padang Pasir, Komandan Lanud Padang Kolonel Penerbang Fahlefie menjadi yang pertama mendapat suntikan. Usai disuntik, Fahlefie mengaku tidak mengalami gejala apapun, dan mengimbau masyarakat agar mengikuti program vaksin sekaligus tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin. Selain itu, juga turut mendapat vaksinasi di Puskesmas Padang Pasir, di antaranya, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama -FKUB Padang, perwakilan Karang Taruna Sumatera Barat, dan perwakilan Ormas Projo.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00