Gubernur Batal Disuntik Vaksin, Danrem Wirabraja Jadi Penerima Pertama

Danrem O32 Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada mendapat suntikan vaksin Covid-19 pertama di SUmatera Barat

KBRN, Padang: Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tidak bisa alias batal menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin Covid-19. Sebab, hasil pemeriksaan dokter sebelumnya, Gubernur Irwan Prayitno tidak memungkinkan secara kesehatan untuk mendapatkan suntikan vaksin.

"Sebenarnya saya capek di swab, sudah 35 kali. Vaksinlah yang saya tunggu-tunggu selama 9 bulan ini supaya ada kekebalan tubuh menghadapi virus ini. Ternyata malam tadi tim dokter merekomendasikan agar tidak mengikuti penyuntikan tahap ini,” jelasnya pada awak media ketika peluncuran vaksin Covid-19, Kamis (14/1/2021).

Karena gubernur batal sebagai orang pertama penerima vaksin, maka label orang pertama yang divaksin di Sumatera Barat jatuh pada Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada. Setelah melewati 3 meja pemeriksaan tim kesehatan, pimpinan TNI Angkatan Darat di Sumatera Barat ini dinyatakan layak mendapat suntikan. Seragam loreng disingsingkan sampai atas lengan. Jarum suntik berisi vaksin pun menancap ke otot.

“Saya tidak merasakan efek apa-apa setelah disuntik. Hanya waktu disuntik terasa digigit semut saja. Saya harap masyarakat Sumatera Barat meyakini vaksin ini dan tidak ragu,” ungkapnya memberi testimoni, pada 30 menit usai divaksin.

Sementara itu, batal vaksin karena masalah kesehatan tidak hanya dialami Gubernur Irwan Prayitno. Secara berurutan, Kepala Kejaksaan Tinggi, Wakapolda, Kepala BIN Daerah, hingga Kepala BPKP juga mengalami hal serupa. Kebanyakan karena tensi tinggi.

Menurut Irwan Prayitno, yang batal divaksin tahap pertama, tetap akan menerima suntikan di tahap berikutnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00