Geliat Jasa Konstruksi di Tengah Pandemi yang Belum Berakhir

KBRN, Padang : Kendati masih  dalam masa pandemi, permintaan terhadap pekerja jasa konstruksi yang  bersertifikasi terus meningkat. Tahun 2021,  pemerintah pusat telah menetapkan target untuk Sumatera Barat sebanyak 20 ribu. Dalam pelaksanaannya, sertifikasi  jasa konstruksi  mengacu pada penerapan protokol kesehatan yang menjadi hal mutlak yang tidak  biasa diabaikan dalam kegiatan bimbingan teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi - SMKK.

Kepada RRI, Sabtu (09/012021),  Ketua Asosiasi Ahli Keselamatan Kesehatan Kerja Konstruksi - A2K4 Sumatera Barat, Nasirman Chan menuturkan, untuk sekarang ini pekerja konstruksi yang sudah bersertifikasi  jumlahnya mencapai 14 ribu. Masih  terdapat sekitar 6 ribu pekerja  yang belum dibekali  bimtek SMKK// Melalui penyelenggaran bimtek, pekerja dapat memahami protokol kesehatan yang dilalui selama berlangsung pandemi Covid19. 

" Bagi pekerja  yang bekerja  dalam kondisi ini tetap menjalankan aktifitas agar tidak  mengabaikan penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesuai kebutuhan. Pandemi Covid19 tidak  seluruhnya melumpuhkan sektor jasa karena pada beberapa bidang pekerjaan sebut saja jasa konstruksi, aktifitas pada tahun 2021 ini justeru diprekirakan meningkat dari tahun sebelumnya sehingga perlu sikap patuh dan taat  terhadap penerapan prokes," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Nasiman mengimbau  12 kabupaten dan kota mencakup diantaranya,  Kabupaten Pasaman, Solok, Pesisir Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk memenuhi tuntutan dunia  jasa konstruksi sekarang ini.Lelang mulai dibuka dan otomatis hal itu berimbas pada pergerakan sektor jasa konstruksi di daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00