Penerapan Sosial Distancing di Lingkungan Masyarakat

KBRN, Padang : Penerapan sosial distancing selama pandemi seringkali disalahartikan dalam kehidupan masyarakat// Masyarakat memaknainya cenderung  dalam lingkup pemahaman yang sempit, sebagaimana diungkapkan Pengamat Sosial Universitas Andalas, Elfitra kepada RRI siang tadi//

Ruang komunikasi cenderung  dibatasi  hingga menggerus silahturrahmi yang harusnya tetap dipertahankan// Dalam pengamatannya selama pandemi masyarakat menuntup silahturahmi dan tegur sapa hingga memunculkan gejolak kejiwaan yang kadang membuat orang lepas kontrol.

" Paling tidak itu momen positif  ya, dimana suasana yang kita hadapi hari ini berbeda sehingga diperlukan kelonggaran untuk menjalin silahturrahim," ujarnya kepada RRI, Minggu, (8/11/2020).

Padahal manusia selaku makhluk sosial harusnya  tetap berinteraksi dan bertegur sapa  dengan lingkungan. Dengan menghilangkan nilai-nilai tersebut, masyarakat kehilangan dukungan  sosioal yang pada akhirnya menimbulkan rasa jenuh karena takanan yang  tak  kunjung bisa diredam.

Interaksi dan komunikasi dalam  kehidupan sosial bermasyarakat jelas Elfitra adalah sebuah  hal yang tidak bisa dikesampingkan, apalagi dalam masa pandemi.  Tidak harus membunuh silahturahmi dan tegur sapa dalam lingkungan kehidupan sosial karena sama saja  hal itu menghilangkan sepenuhnya dukung mental yang harusnya diperoleh dari lingkungan sekitar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00