Klaim Penanganan Covid-19 di Wilayah Padang Capai Rp119 M

KBRN, Padang: Klaim penanganan pasien positif Covid-19 yang masuk ke meja BPJS Kesehatan cabang Padang mencapai1.825 kasus, per 6 Oktober 2020.  Total biaya yang diklaim mencapai Rp119 Miliar 638 Juta. Pengajuan dimaksud berasal dari 15 rumah sakit yang selama ini menangani pasien positif Covid-19 di Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. Akan tetapi tidak seluruh klaim itu disetujui BPJS Kesehatan untuk mendapat pembayaran dari Kementerian Kesehatan.

“Belum seluruh klaim selesai diverifikasi. Dari 1.825 klaim yang diajukan, yang telah diverifikasi BPJS Kesehatan sebanyak 1.646 kasus. Hasilnya klaim dengan status sesuai sebanyak 960 kasus dengan biaya Rp62 Miliar lebih, sedangkan yang dikembalikan ke rumah sakit karena tidak sesuai sebanyak 684 kasus dengan biaya Rp34 Miliar lebih,” ungkap Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Padang, Dokter Delila Melati dalam pertemuan virtual dengan awak media, Selasa (6/10/2020).

Dokter Delila Melati menjelaskan, klaim tidak sesuai kebanyakan karena masalah administrasi. Seperti tidak sesuai identitas hingga berkas yang kurang. Penagihan yang berstatus tidak sesuai bisa diajukan kembali ke BPJS Kesehatan setelah berkas yang kurang dipenuhi.

“Klaim yang tidak sesuai atau dispute bisa diajukan kembali. Tapi kalau dua kali dispute, pengajuannya tidak lagi ke BPJS Kesehatan, melainkan langsung ke Kementerian Kesehatan,” bebernya.

Dokter Delila Melati menambahkan, klaim penanganan pasien positif Covid-19 masih bisa dilakukan pihak rumah sakit dengan batas kedaluarsa 3 bulan setelah status pandemi Covid-19 dicabut. Dalam verifikasi pengajuan biaya penanganan pasien positif Covid-19, BPJS Kesehatan juga bekerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, sebagai antisipasi kemungkinan adanya kecurangan dalam pengajuan klaim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00