Bertambah 32, Positif Covid-19 di Kota Padang Capai 339 Kasus

KBRN, Padang : Dinas Kesehatan Kota Padang mengungkapkan kembali terjadi lonjakan penambahan kasus positif Covid-19 pada hari ini sebanyak 32 kasus, sehingga secara keseluruhan positif Covid-19 di daerah ini telah menyentuh diangka 339 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani kepada RRI di Padang, mengungkapkan, penambahan kasus positif Covid-19 terbanyak masih berasal dari klaster Pasar Raya Padang. Penambahan berasal dari Kelurahan Kuranji dan Kelurahan Indarung masing-masing 7 kasus serta 6 kasus dari Kelurahan Purus. Kemudian dari kelurahan Ganting Parak Gadang, Alai Parak Kopi, Air Tawar Barat, Bungo Pasang, Gunung Sarik, Pasar Ambacang, Pegambiran , Lubuk Begalung, Mata Air, Piai, Cengkeh dan Surau Gadang masing-masing satu kasus.

"Masih dari klaster Pasar Raya Padang yang mendominasi baik pedagang maupun pegawai Dinas Perdagangan," sebutnya, Selasa (26/5/2020)

Sementara pasien yang sembuh dari Covid-19 juga mengalami peningkatan sebanyak 12 kasus hari ini, sehingga total sudah ada 112 kasus sembuh.

Feri Mulyani mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 ketika berada di luar rumah. Menggunakan masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan mengunakan sabun dengan air mengalir, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, dan berolahraga yang rutin.

Berikut rincian penambahan 32 kasus positif Covid-19 di Kota Padang pada Selasa 26 Mei 2020

1. Anak-anak (perempuan) 9 th, warga Indarung, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Pria 13 th, warga Indarung, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 42 th, warga Indarung, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 38 th, warga Indarung, pekerjaan pedagang Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Anak-anak (perempuan) 7 th, warga Indarung, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Balita (perempuan) 3 th, warga Indarung, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Indarung, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Pria 38 th, warga Gantiang Parak Gadang, pekerjaan pegawai Dinas Pasar, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 38 th, warga Mato Aia, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan dirawat di RS. Unand.

10. Wanita 45 th, warga Aia Tawa Barat, pekerjaan pegawai Dinas Pasar, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Pria 27 th, warga Bungo Pasang, pekerjaan security Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Wanita 20 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pegawai kontrak perizinan Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Anak-anak (pria) 6 th, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Batita (perempuan) 5 bulan, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

15. Pria 47 th, warga Kuranji, pekerjaan tukang, terinfeksi karena bekerja di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

16. Anak-anak (perempuan) 9 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

17. Wanita 13 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

18. Anak-anak (wanita) 7 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

19. Balita (pria) 4 th, warga Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

20. Pria 31 th, warga Lubeg, pekerjaan security Pasar Raya, terinfeksi kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

21. Wanita 65 th, warga Gunuang Sariak, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasicmandiri sementara.

22. Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Puruih, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

23. Wanita 61 th, pekerjaan swasta terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

24. Wanita 56 th, warga Puruih, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

25. Pria 21 th, warga Puruih, status ex pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

26. Wanita 37 th, warga Puruih, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

27. Pria 64 th, warga Puruih, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

28. Wanita 64 th, warga Piai Tangah, status IRT, tidak ada riwayat kontak dan tidak ada riwayat perjalanan, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

29. Pria 38 th, warga Cengkeh, pekerjaan pegawai Dinas Pasar, terinfeksi kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

30. Pria 56 th, warga Pegambiran, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

31. Pria 58 th, warga Pasa Ambacang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

32. Pria 44 th, warga Surau Gadang, pekerjaan Brankermen, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00