Ini Alasan Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Indonesia

KBRN, Padang : Beberapa hari terakhir ini kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan. Dilansir dari berbagai media, kasus COVID-19 di Indonesia melebihi seribu kasus per hari. 

Bisa jadi jumlah tracing yang menurun, pembatasan sosial dan fisik yang menurun, dan penggunaan masker di luar ruangan yang tidak lagi menjadi kewajiban, telah membuat kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Labtas, bagaimana  sebaiknya menyikapi kondisi ini? Informasi selengkapnya baca di sini!

Penyebab Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Indonesia

Adapun beberapa provinsi di Indonesia yang mengalami peningkatan signifikan kasus COVID-19 adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, dan Jawa Timur. Menurut Dicky Budiman seorang epidemiolog Griffith University Australia, lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia disebabkan oleh penurunan proteksi. Penggunaan masker juga tidak lagi menjadi kewajiban melainkan imbauan yang sedikit banyak membuat masyarakat merasa kalau saat ini mereka sudah berada dalam kondisi aman. 

Kemudian faktor lain yang diduga menjadi penyebab meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia adalah vaksinasi booster di Indonesia yang belum banyak dilakukan secara masif. Terutama pada kelompok masyarakat yang rentan seperti lansia. 

Hal lain yang bisa memicu kenaikan kasus adalah perubahan iklim dunia yang bisa berakibat pada sistem imun manusia. Apalagi sekarang ini ada varian baru omicron BA.4 dan BA.5 yang mirip gejala flu dengan masa inkubasi yang hanya membutuhkan 1 – 3 hari untuk memicu gejala. 

Walaupun sejauh ini waktu penyembuhan infeksi omicron BA.4 dan BA.5 ini terbilang cepat, namun tetap saja patut diwaspadai terutama pada kelompok masyarakat yang rentan.

Hal yang Bisa Dilakukan untuk Menekan Lonjakan Kasus

Menyikapi meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia, masyarakat dan instansi kesehatan serta ruang-ruang publik diimbau untuk memperkuat pengawasan, sistem perawatan kesehatan, dan kesiapsiagaan pandemi secara keseluruhan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan menanggapi melonjaknya kasus COVID-19, yaitu:

1. Meningkatkan vaksinasi dan boosting, sebagai respons dari sirkulasi COVID-19 dan influenza musiman.

2. Tetap melakukan tracing  sebagai bagian dari aksi tanggap identifikasi dan pelaporan kasus COVID-19. 

3. Melanjutkan pengujian untuk memperkirakan sirkulasi varian secara akurat dan mendeteksi varian baru.

4. Tetap menjalankan protokol kesehatan dan menetapkan sistem perawatan pencegahan COVID-19, demikian juga kesehatan mental sebagai bagian dari perawatan rutin. 

5. Menerapkan aturan terkoordinasi mengenai persyaratan perjalanan yang aman.

6. Mendukung pengembangan vaksin di masa depan, mengingat kemungkinan varian baru selalu muncul. 

7. Secara kontinu membagikan informasi mengenai kesehatan, COVID-19, vaksin COVID-19 sebagai upaya edukasi kepada masyarakat.

@Halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar