Subvarian Omicron Ba 4 dan Ba 5, Lebih Ringan dari Omicron

KBRN, Padang : Pasca melandainya kasus covid-19 di Indonesia, subvarian omicron ditemukan dalam beberapa waktu terakhir dengan nama BA- 4 dan BA-5. Varian ini merupakan turunan dari omicron akibat perubahan asam amino, sehingga dinamakan oleh para ahli dengan istilah tersebut.

Tenaga Ahli Menteri Kesehatan RI dokter Andani Eka Putra mengatakan, subvarian omicron BA- 4 dan BA- 5 memiliki implikasi klinis yang lebih ringan termasuk kasus kematian lebih rendah dari omicron biasa. Hal itu dilihat dari sejumlah negara yang lebih dahulu ditemukan seperti Afrika Selatan dan Portugal. Dari pola perkembangan dari dua negara tersebut, kasus BA-4 dan BA- 5 hanya sepertiga dari kasus positif yang ada,termasuk kasus kematian hanya seper sepuluh dari kasus yang ada.

Andani menyebut, untuk kasus pertama kalinya di Indonesia, baru ditemukan pada Mei lalu di pulau Jawa. Sedangkan di Sumatera Barat, hingga saat ini belum ada di temukan varian BA-4 dan BA-5.

“Varian ini punya implikasi klinis yang lebih ringan serta tingkat kematiannya lebih rendah dari omicron,” ucap Andani Eka Putri, (Selasa, 21/6/2022).

Dokter Andani Eka Putra berharap, meskipun kasus covid-19 melandai saat ini, masyarakat diminta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ketika beraktifitas di luar rumah. Tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar