Vaksinasi Anak Belum Dilaksanakan Karena Stok Vaksin Kosong

KBRN, Padang: Kabupaten/kota di Sumatera Barat sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Namun masih ada sejumlah daerah yang belum melakukannya, salahsatunya Kota Pariaman.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rio Arisandi pada RRI Padang pagi tadi mengakui, belum bisa melaksanakan vaksinasi anak karena stok vaksin jenis coronaVac yang diproduksi sinovac kosong. Padahal vaskin sinovac inilah yang sudah direkomendasikan untuk disuntikkan pada anak-anak, karena telah direkomendasikan Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

“Dulu ada syarat untuk melaksanakan vaksinasi anak, yakni capaian keseluruhan vaksin harus 70 persen. Tapi kemudian hal itu tidak lagi menjadi syarat. Namun kami di Pariaman juga belum bisa memulai vaksinasi untuk anak karena vaksinnya kosong,” ucapnya pada RRI di Padang, Selasa (25/1/2022).

Rio Arisandi mengungkapkan, telah mengajukan permintaan tambahan vaksin jenis coronaVac pada Dinas Kesehatan provinsi. Menjelang vaksin dating, Dinas Kesehatan Kota Pariaman mematangkan sosialisasi dan edukasi pada orang tua siswa. Sebab masih terdengar kekhawatiran untuk memberikan izin vaksin bagi anak-anaknya.

“Di Pariaman yang santer itu kekhawatiran efek samping vaksin. Ini yang membuat orang tua ragu. Untuk itu beberapa pekan ke depan kita menggandeng dokter spesialis anak untuk menjelaskan ke sekolah, khususnya pada guru dan komite sekolah tentang perlunya vaksin dan kejadian ikutan yang mungkin terjadi serta penanggulangannya,” jelasnya.

Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kota Pariaman ditargetkan menyasar  9 ribu 200 anak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar