Ombudsman Sumbar Minta BBPOM Padang Lebih Informatif Terkait Vaksinasi Anak

Ilustrasi vaksinasi pelajar di Sumbar.jpeg

KBRN, Padang: Mengiringi realisasi vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) meminta Balai Besar Pengawasan obat dan makanan (BBPOM) Padang membuka layanan informasi ataupun pengaduan bagi masyarakat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Yefri Heriani mengatakan, layanan informasi khusus vaksin ditujukan untuk merespon permintaan informasi dan pengaduan masyarakat terkait vaksinasi. Apalagi dalam vaksinasi anak, masyarakat masih sangat membutuhkan pernjelasan yang benar. Misalnya, terkait vaksin dan dosis yang disuntikan. Dampak yang mungkin terjadi dan penanganan yan dilakukan.

“BBPOM kami harapkan melakukan penggelolaan pengaduan atau permintaan informasi terkait vaksinasi anak karena banyak masyarakat kita yang masih butuh penjelasan. Itu akan memudahkan proses vaksinasi anak di Sumbar,” ucapnya pada RRI di Padang, Senin (17/01/2022).

Sementara itu, Kepala BBPOM Padang, Firdaus Umar merespon positif saran Ombudsman. BBPOM selama ini juga memastikan vaksin yan diberikan telah memenuhi kelayakan dan terjaga kualitasnya,

“Dalam program vaksinasi ini kami BBPOM Padang terus mengawal distribusi sampai ke sarana layanan kesehatan di daerah. Ini tanggung jawab kami untuk memastikan keamanan mutu dari vaksin yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, terkait  vaksinasi anak, BPOM RI telah mengeluarkan rekomendasi untuk penggunaan vaksin Sinovac dan Pfizer.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar