Usia Remaja Dominasi Kasus Covid-19 pada Anak di Sumbar

KBRN, Padang : Penularan Covid-19 di Sumatera Barat tidak hanya terjadi pada usia dewasa dan lansia, namun juga menyasar pada usia anak dibawah 18 tahun. Saat ini, banyak remaja yang terpapar Covid-19 akibat sering berkumpul bersama di kafe maupun tempat keramaian lainnya.

"Kasus positif Covid-19 pada anak di Sumatera Barat didominasi usia remaja. Hal itu disebabkan karena kebiasaan remaja yang sering nongkrong atau berkumpul bersama,  sehingga mengabaikan protokol kesehatan Covid-19," kata Tim Covid-19 Anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat dokter Finny Fitry Yani, saat dihubungi RRI di Padang, Rabu (23/6/2021).

Menurut dokter Finny, remaja sering kali mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 saat berkumpul bersama teman. Misalnya saja melepaskan masker saat bercengkrama, tidak menjaga jarak, tidak menjaga kebersihan, dan kurang memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi sehingga imun tubuh lemah.

"Total sudah ada 6 ribu lebih anak yang terkonfirmasi positif covid-19 di Sumbar. Mayoritas terjadi pada usia remaja," ujarnya. 

Dokter Finny Fitry Yani, mengimbau agar orangtua lebih mengawasi keberadaan anak guna mengantisipasi terpaparnya covid-19. Sebab saat ini telah memasuki masa libur sekolah, sehingga diharapkan anak-anak agar tetap berada di rumah. Di tengah masih tingginya kasus penularan Covid-19 di Sumatera Barat, sebaiknya orang tua tidak mengizinkan anak untuk berlibur ke tempat wisata dan banyak menghabiskan waktu berkumpul bersama teman di luar rumah.

"Kalau saat ini nggak usah dulu nongkrong-nongkrong dan liburan di keramaian," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00