Pemko Pariaman Upayakan Prokes Ketat di Destinasi Wisata

KBRN, Padang :  Wali Kota Pariaman, Genius Umar, meminta semua masyarakat dan pengunjung yang datang ke objek wisata agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3 M.

"Bagi pengunjung dan pedagang yang ada, mereka harus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, sehingga kita tetap dapat mempertahankan Kota Pariaman berada di zona kuning  penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat," katanya saat memimpinapel gabungan di muaro Pantai Gandoriah, Jumat (14/5/2021). 

Apel gabungan ini untuk memantapkan penerapan Protokol kesehatan secara ketat dan pengamanan destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman. Puluhan pasukan tersebut, terdiri dari TNI (Kodim 0308 Pariaman), Polri (Polres Pariaman dan Pol Air), Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perhubungan, dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) mengikuti apel.

"Bersama dengan pasukan yang ada tersebut nantinya, kita akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, dimana ada 5 titik yang kita pusatkan di pantai Gandoriah , pantai kata , dan talao pauh," katanya.

Menurut Genius, Kota Pariaman masuk dalam kategori zonasi kuning dengan poin tertinggi 2,99 dari 4 daerah yang berada di zona kuning lainya, seperti Kabupaten Mentawai, Kota Solok dan Kabupaten Darmasraya.

"Kota Pariaman saat ini menjadi yang terbaik dalam penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, dan kita bersama Forkopimda dan stakeholder terkait, selalu berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut, dan tentu saja ini perlu dukungan dari masyarakat itu sendiri dan kesadaran dari pengunjung,"  katanya.

Genius mengatakan, mulai hari ini, salah satu cara agar tidak terjadi kerumunan di objek wisata adalah dengan menarik Retribusi di pintu masuk Pantai Gandoriah dan Pantai Kata.

"Untuk kunjungan di destinasi wisata, hanya 25 persen dari kapasitas yang diperbolehkan, dan kita dapat mengetahui jumlah tersebut dari jumlah restribusi yang kita berlakukan, baik yang ada di Pantai Gandoriah, Pantai Kata dan Pulau Angso Duo," katanya.

Genius berharap, dengan adanya upaya  bersama dalam menerapkan prokes ketat dan menarik retribusi, dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman, selama libur Lebaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00