Satgas BBM Subsidi Pasaman Barat Amankan Kendaraan dengan Modus Barcode Ganda
- 05 Jun 2026 08:56 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Simpang Ampek - Tim Satuan Tugas Pengendalian BBM Subsidi Kabupaten Pasaman Barat mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga menggunakan barcode ganda. Kendaraan-kendaraan tersebut diamankan saat inspeksi mendadak hang dilaksanakan Tim Satuan Tugas Pengendalian BBM Subsidi Kabupaten Pasaman Barat bersama Pertamina Sumatera Barat, Kamis 4 Juni 2026.
Kabag Ops Polres Pasaman Barat, Kompol Farel, mengatakan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang BBM subsidi di daerah itu. Tim pengawas menyasar dua SPBU, yakni SPBU Simpang Empat dan SPBU Sarik di Kecamatan Luhak Nan Duo.
Farel menyebutkan di SPBU Simpang Empat, petugas menemukan antrean kendaraan roda dua dan roda empat yang telah mengular sejak dini hari untuk mendapatkan Biosolar dan Pertalite. Pemeriksaan kemudian dilakukan secara acak terhadap kendaraan yang sedang melakukan pengisian BBM bersubsidi.
Menurut Farel, pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian barcode dengan nomor polisi kendaraan, penggunaan barcode ganda, indikasi modifikasi tangki, serta transaksi berulang dalam satu hari. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya beberapa kendaraan yang menggunakan lebih dari satu barcode untuk satu unit kendaraan.
“Dari hasil pemeriksaan acak, kami menemukan beberapa kendaraan yang menggunakan lebih dari satu barcode untuk satu kendaraan. Praktik seperti ini merupakan bentuk penyalahgunaan dan tidak dibenarkan,” ucapnya.
Farel menyampaikan petugas langsung mendata dan mengamankan kendaraan yang terbukti melanggar ketentuan, sementara barcode yang terindikasi disalahgunakan dinonaktifkan oleh tim checker PT Pertamina Sumatera Barat. Sidak ini bukan sekadar kegiatan pengawasan rutin, siapa pun yang terbukti menyalahgunakan atau menimbun BBM subsidi akan diproses sesuai aturan perundang-undangan.
"Selain melakukan pengawasan, tim Pertamina juga memberikan pembinaan kepada operator SPBU agar lebih teliti dalam memverifikasi barcode dan identitas kendaraan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Pasaman Barat, Agusli, menyatakan pengawasan akan dilakukan secara berkala dan diperluas ke seluruh SPBU dengan melibatkan PT Pertamina, Polres, Kejaksaan Negeri, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, serta Satpol PP guna memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran. "Pengawasan tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga distribusi BBM subsidi setempat," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....