Hari Disabilitas Internasional 2021, Semangat Mengukir Prestasi Dimasa Pandemi Covid-19

KBRN, Padang : Meski memiliki kekurangan dan keterbatasan, seorang pengrajin rajut disabilitas di Kota Padang tetap melakukan produksi di masa pandemi. Semangat pantang menyerah dengan kondisi dan situasi itu dilakukan Silvia Piobang, demi menghasilkan rupiah untuk melanjutkan hidup.

Silvia Piobang kepada RRI siang tadi mengatakan, walaupun dalam kondisi fisik yang tidak sempurna, tidak ada kata menyerah dalam prinsip hidupnya apalagi untuk meminta-minta. Sehingga, dengan menghadirkan berbagai hasil karya tangannya yang ditampilkan ke masyarakat di masa pandemi ke dua ini, terus menjaga produktifitas. Pelanggan pun tetap melirik kerajinan rajut yang dibuatnya yang beralamat di Kawasan Ulak Karang Kota Padang.

Adapun karya yang diciptakan seorang disabilitas ini berupa masker rajut, tas rajut, sandal rajut, sepatu rajut serta penyambung pita masker telinga dengan berbagai bentuk model sesuai selera konsumen.

Selain itu, Silvia menambahkan di tahun ini, dirinya pun berhasil meraih piagam perunggu dari cabang tolak peluru perwakilan Sumatera Barat saat Papernas ke 16 di Papua pada bulan lalu.

“Tahun sekarang saya fokus dalam dunia UMKM dan olah raga. Bahkan, juga pernah melakukan pelatihan kepada teman-teman disabilitas dan beberapa instansi dalam dunia merajud. Alhamdulillah, tahun ini saya juga mendapat medali perunggu cabor tolak peluru saat Papernas XVI Papua,” ucap Silvia Piobang (Jumat, 3/12/2021).

Silvia Piobang mengajak warga Kota Padang khususnya yang berkebutuhan khsusus, dalam dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 pada hari ini, untuk semangat menjalani hidup tanpa harus menunggu belas kasihan orang lain. Sebab, dengan mengharap belas kasihan orang,  akan membuat diri semakin terpuruk.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar