Jelang Nataru, Tingkat Hunian Hotel Masih Sepi

KBRN, Padang : Sejumlah pengelola hotel di kota Padang terpaksa harus menerima konsekwensi dari pemerintah, terkait PPKM level 3  yang diberlakukan pemerintah di seluruh Indonesia. Kondisi ini diakui berdampak terhadap tingkat hunian, maupun bokingan di hotel tersebut.

Indra Salah seorang pengelola hotel Kryad  di Kota Padang menyebut pasca Kota Padang masuk level 2 PPKM, hingga kini, Tingkat hunian sudah kembali menggeliat  dan meningkat dari hari-hari biasa. Kondisi itu tidak terlepas dari mulai meningkatnya angka kunjungan wisata ke Padang, ataupun perjalanan dinas  Kota dari bernagai Instansi pemerintah dan swasta ke Kota Padang.

“ seiring keputusan pemerintah terkait  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM terbatas Level III di seluruh Indonesia, diakui Kondisi ini berdampak terhadap tingkat hunian maupun bokingan hotel terutama jelang Natal dan tahun baru,” ungkap Indra, Minggu (28/11/21).

Menurutnya sebelum pendemi atau  menjelang akhir bulan  November  tingkat hunian sudah mulai meningkat tajam/baik yang melakukan dinas diluar kota maupun masyarakat yang akan berlibur.

Senada denganhal itu  Ainur Rofiq Pengelola Hotel santika Padang menyebut meski hotel Santika baru pertama kalinya beroperasi di Kota Padang, ia berharap dengan segala fasilitas yang ditawarkan, dapat memanjakan tamunya terutama dalam menyambut Natal dan tahun baru nanti. Meski diakui dengan status PPKM level III  akan berpengaruh terhadap tamu hotel.

“ hingga kini belum ada peningkatan yang signifikan terkait kunjungan ke hotel kami,” ujarnya

Hingga Natal dan tahun Baru nanti, saat ini baru ada lima persen bokingan kamar untuk perayaan tahun baru. Bahkan ada hotel lainnya yang kamar hotelnya belum dilirik tamu.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan hotel yakni dengan menurunkan harga sewa kamar dan menggelar berbagai promo lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar