Masyarakat Pancung Menolak Normalisasi Jembatan Sungai Batang Sindang, Jika Dirobohkan

KBRN,  Padang : Puluhan masyarakat Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan, menolak jika dilakukan normalisasi Jembatan Sungai Batang Sindang. Sebab, jembatan dimaksud telah dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. Hal ini disampaikan langsung ke Tim Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (GAKKUM KLHK) di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. 

Luki, Masyarakat Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan, keberadaan jembatan itu, merupakan akses jalan bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian yang berada di ladang mereka.

Dirinya menilai pihak PT Incasi Raya yang diminta bertanggung jawab untuk melaksanakan normalisasi sungai, belum memiliki solusi terkait jembatan milik masyarakat tersebut. Bahkan, lahan di seberang jembatan itu, telah di kuasai oleh masyarakat dari 4 Kecamatan Pancung Soal, Tapan, Lunang dan Silaut, diluar kewenangan PT Incasi Raya dengan luas mencapai 14.000 Ha. 

"Sebetulnya kami setuju saja kalau dilakukan normalisasi jembatan. Tapi harus ada juga penggantinya. Sebab jembatan ini dibangun dari masyarakat disini secara swadaya," sebut Luki (Jum'at, 17/09/2021).

Luki dan masyarakat lainnya juga menyangkan sikap salah seorang anggota Komisi III DPRD Pesisir Selatan yang menyatakan telah sepakat untuk mengganti jembatan tersebut dengan ponton drum karena dinilai membahayakan petani saat mengangkut hasil panen. Namun hal rencana tersebut belum terealisasi sampai saat ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00