Badai, Gelombang Tinggi, Nelayan Jarang Melaut

KBRN, Padang : Menyikapi cuaca ekstrim di Sumatera Barat khususnya Kota Padang saat ini, sejumlah nelayan di Kota Padang memilih untuk tidak melaut. Hal itu disebabkan badai dan gelombang tinggi.

Berdasarkan pantauan RRI di lapangan pagi tadi, sejumlah  nelayan di pantai Purus Kecamatan Padang Barat Kota Padang memilih untuk tidak melaut. Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang ekstrim// Selain gelombang tinggi juga disebabkan badai  yang datang secara tiba tiba.

Hal tersebut diakui oleh seorang nelayan Purus yang tergabung dalam kelompok  nelayan Benteng Saiyo Azman pagi tadi. Dijelaskan Azman alias Ujang, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari harinya, para nelayan ada juga yang pergi mencari ikan di laut, namun dengan waktu yang tidak terlalu lama// Menurutnya, biasanya nelayan pergi melaut di pagi hari dan  pulang hingga sore hari, namun dalam kondisi saat ini, nelayan terpaksa pulang pada siang hari.

“ Ya terpaksa kita tidak melaut, cuaca beberapa hari lalu ekstrim. Kadang hujan disertai badai. Biasanya kita pulang dari melaut sore hari, sekarang dengan kondisi seperti ini, pulangnya agak cepat, sekitar pukul 11 siang,”ujar Azman, Selasa (19/01/2021).

Azman alias Ujang menjelaskan, untuk mengisi waktu luang sepulang dari melaut, pada umumnya para nelayan melakukan aktivitas alinnya seperti, memperbaiki perahunya serta memperbaiki jaring yang rusak. Sementara itu terkait dengan hasil tangkapannya Azman menjelaskan, dalam situasi saat ini sudah pasti berkurang. Namun untuk memenuhi kebutuhan hidup 7 anggota keluarganya, dirinya harus berjuang agar dapur keluarganya ngepul.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00